Cinta Buta

 





Audy Jo

Mulanya biasa saja, seperti kalimat yang ada di lagu. Ternyata hal itu terjadi benar-benar dalam kehidupan nyata. 

Pernahkah Anda sebagai boss, tiba-tiba terpesona oleh kecantikkan karyawati kantor Anda? Yang tadinya biasa saja, hubungan antara atasan dan bawahan, sekarang entahlah karena seringnya bertemu, terkagum melihat kecantikan, kepribadian juga menarik. Apalagi pekerjaannya pun baik. Dari kebiasaan bertemu Anda mulai menaruh perhatian padanya.

Hati Anda sudah 'tercuri'. Yang biasanya tidak ada lembur, sekarang dengan dalih ada tambahan kerjaan, Anda rasanya ingin berdua dengan karyawati itu, kita sebut saja Rinta.

Baca juga : Life Begins at Forty

Ada kerinduan untuk selalu melihatnya. Anda merasa seperti ada yang kurang ketika tidak melihat Rinta. Meskipun hanya beberapa detik. Rasanya orang lain tidak terlihat di mata Anda. Hanya yang tercinta ada di pelupuk matamu.

Suasana kantor pun biasanya akan Anda rasakan ketika rasa cintamu terpancar untuk Rinta. 

Pata pegawai pun akan melihat Anda yang sedang dimabuk kasmaran. Yang pasti sih, Anda tidak akan perduli dengan tanggapan atau pandangan para pegawai lain. Biasanya kebohongan akan lebih banyak Anda ucapkan ketika itu terjadi. 

"Namanya juga bossnya Rinta, tentu engga ada salahnyakan kalau menanyakan dia dimana!" Salah satu jawaban Anda ketika sedang mencari Rinta. Mulailah kebohongan dan kebohongan akan terus Anda ucapkan, hanya untuk melihat dia yang tercinta.

Sepandai-pandainya tupai meloncat pasti dia akan jatuh juga. Sepintar-pintarnya Anda menyimpan ikan busuk, lama kelamaan akan tercium juga bau busuknya.

Dalam sekejap saja berita hubungan Anda dan Rinta pun segera menjalar. "Pantesan Rinta suka melembur, ternyata ada boss yang menemani. Sudah pasti gunjingan akan mulai ramai ditambah bumbu menjadi lebih sedap.

***

Tidak ada larangan ketika dua orang manusia saling jatuh cinta. Masalahnya ketika mereka bekerja di satu perusahaan, kadang membuat penilaian dalam hasil kerja tidak benar. bukan sebagai atasan lagi karena semua sudah terbutakan oleh cinta. 

Untuk mengatasi hal tersebut, biasanya perusahaan akan meminta salah satu untuk keluar dari perusahaan. 

Baca juga : PDKT ala Gue Begini Loh

Suasana yang terjadi memang tidak enak di dalam perusahaan. Saya lagi berpikir, kalau peristiwa di atas tidak ketahuan saya rasa sah-sah saja ya? Tidak ada pemutusan hubungan kerja terhadap salah satunya. 

Bagaimana menurut Anda pembaca cerita.com?

Beruntung kalau kedua pasangan masih sama-sama single, tentu tidak banyak yang akan menggosipkan. Lain cerita kalau salah satunya sudah menikah, saya tidak bisa membayangkan cerita apa yang terjadi, pastinya penuh dengan bumbu yang kebih "pedas". 

Saya lagi mengingat drakor apa yang cocok saya ceritakan. Hem ... belum ketemu! Karena memang saya tidak suka drakor cinta yang penuh intrik. Melelahkan saja! Saya lebih suka perjalanan cinta yang mulus.

Sebelum ada percikan lanjut di antara dua insan memang perlu ada orang lain yang menasehati kalau memang terjadi demikian.

Seperti ada teman saya, sebutkan saja Mia. Dia senang bercerita kalau ketemu saya. Memang dia lebih muda dari saya tetapi kok bumbu rumah tangganya lebih asam dari kebanyakan pasangan lainnya. 

Saya masih menduga-duga apa sebenarnya yang terjadi. Ternyata ... Masa pernikanan yang belum seumur jagung sudah bermasalah di atas tempat tidur. Ceritanya seperti tidak ada nafsu. Ketika menceritakan suami Mia. "permainan tidak lama, kata Mia, karena "anunya" lemas. Kasihan juga! 

Saya anjurkan untuk pergi ke dokter. Maklum saya bukan ahli terapi atau psikologis. Yang saya tahu harus minta pertolongan dari ahlinya. Barangkali ada peristiwa yang membuat suaminya trauma.

Lain lagi dengan cerita Nur, perempuan cantik dengan dua anak yang ganteng dan cantik. Saya bingung melihatnya, semua sudah terpenuhi, baik materi maupun batini. Masalah ada saja! 

Ceritanya suaminya kalau setiap pulang kantor, sering ditebengi oleh teman kantornya yang perempauan. Perempuan itu juga sudah punya suami. 

Kalau dalam tata krama di Indonesia tebeng menebeng seperti itu dilarang. Bahaya! Jangan bermain api! Lebih baik api itu tidak menyala siram dengan air dulu, jangan dengan bensin, 

Apalagi ketika cerita sudah mulai dengan bumbu lain, perempuan itu mulai minta ikut ke kantor di pagi hari. wah kok jadi "melunjak". Akhirnya Nur mulai mengeluarkan ultimatumnya. tinggalkan mobil di rumah, suami naik bis atau mobil online. 

Memang sih akhirnya dengan banyak alasan tebengan itu pun berhenti. Nur juga tak putus-putus berdoa ke yang Maha Kuasa untuk peristiwa yang dialami ini. Entahlah apa ini kuasa Tuhan, perempuan itu akhirnya berhenti dari pekerjaannya. 

Nur juga pernah bertemu dengan perempuan itu ketika ada pameran di kotanya. Suaminya memperkenalkan dengan perempuan itu, kebetulan dia juga sedang melihat pameran dengan suaminya. Ampun ternyata perempuan itu tidak cantik. Tetapi Nur tidak mau membuka kesempatan untuk peristiwa yang belum terjadi. 

Kalau melihat dari cerita yang ada bukan wajah cantik yang menimbulkan perselingkuhan, tetapi cara merayu, atau belas ksihan yang timbul di antaranya. Apalagi terus menerus bertemu setiap hari, lebih banyak waktu saling berpandangan dibandingkan dengan isterinya sendiri.

Bagaimana, apakah Anda ada cerita seperti di atas?


Love, Audy

Share:

0 Comments:

Posting Komentar

AJPena Online Class

Buletin My World

Klik Ikuti - Untuk Cerita Terbaru

Ebook Audy Jo







Klik Gambar Buku untuk Beli
Pembayaran via : CC, Alfamart, GoPay, OVO

Advertisement