Menu

 

Pola Asuh Mama Berbeda




Pola Asuh Mama Berbeda

Audy Jo 

Kalau membicarakan masa pertumbuhan anak-anak, saya rasa enggak ada habisnya. Apalagi dengan dua anak, banyak cerita yang berbeda yang bisa diceritakan. 
Share:

Beberes Yang Enggak Tahu Diri



Audy Jo- Baru terasa lelahnya. 

Share:

Pendek Panjang

 


Pendek Panjang


Ceritadiri.com - Dilema hari ini, potong rambut!

Share:

Tempat Makan Kenangan




Ceritadiri.com Rengengan manja, "Lapar, Pa!" Seperti biasa saya lakukan.
Share:

Masak di Hari Ulang Tahun



Ceritadiri.com - Akhirnya selesai juga, pesanan nasi kuning buat Ananda Timmy. 
Share:

Di Sela-sela Kehidupan

Between ...

Complaining about ....

Share:

Membuat Momen Terbaru Bersama-sama




Ceritadiri.com - Wah, benaran begitu gembira saya ketika teman online di grup akan datang ke Bandung. 
Share:

Menjadi Wanita Yang Baik

 




Ceritadiri.com ~ Kembali menemukan komunitas yang baru. 

Share:

Berjalan di Kenangan Lama






Berjalan jalan di kenangan lama,
Suniaraja Street


"Cuci mata yuk, cek keramik lantai!" 

"Ayuk saja, mau ikut, " jawaban saya berikan, ketika Hubby mengajak main ke tempat kenangan  profesinya.

Paling suka, keluar masuk toko di daerah kenangan ini. Melihat pemandangan lain daripada yang lain. Saya paling suka melihat-melihat apalagi yang keren modelnya. Kepengen kayak yang di televisi ada acara renovasi rumah Flip flop dan Two Brothers. Kerennn banget. 



Harus Punya Sense Of Art?

Saya pikir semua yang bergerak dalam bidang designer atau rancang bangun harus mempunyai Sense of Art. Cie pakai bahasa Inggris. Kalau diterjemahkan berarti harus punya rasa artistik. Jadi kalau yang tercemplung ke bidang design tanpa sengaja apa bisa dibilang punya Sense of Art juga enggak ya? Ayooo kenapa bisa bilang gini hahaha pengalaman diri.

Beruntung darah berbicara, Sense of Art kental. Kalau mama pintar, tentu anak-anaknya pasti pintar. Uhui memuji diri sendiri, lol.


Penampilan Toko Gaya Lama

Sedikit kebingungan ketika mau mampir ke daerah ini. Semua jalur jalan berubah. Mulai dari pergantian arah. Mau masuk jalur lama ternyata dilarang. hanya terlihat larangan dari karton saja, tetapi ada tukang parkir yang melarang kami masuk.

Daerah kenangan ketika saya suka diajak Hubby main ke sini. Banyak pilihan Keramik, lampu, kran Air dan lainnya yang berhubungan dengan material bangunan. Katanya sih pilihan murah ada di sini.

"Itu tuh kayaknya coba kita masuk kesitu," ajak Hubby. kebetulan pas parkir, di belakang mobil ada satu toko yang sederhana. Biasa kalau lihat penampilan sederhana pasti enggak mahal, iya kan ehehhe. ternyataa ...  pantesan enggak berkembang tokonya, pelayanannya jelek.

Baca juga:  Historical 

Pilihan Di Antara Banyak Toko

Karena banyak toko, kadang suka pakai feeling saja,  heeem kayaknya toko ini bisa nih ditawar. Keluar masuk toko, suka bikin jengkel juga. Duh! Gimana enggak ketemu barang yang dimau, dan kalau ada enggak pas harga alias ga bisa ditawar.

Biasanya kalau sudah sampai "puncak" lelah baru deh ketemu toko yang pas. 

"Mba harga ini berapa?" 
"Oh sekian, Pak." Kata penjaga toko. 

Saya dan hubby langsung berpandangan akhirnya ... ada yang langsung jual di bawah harga yang sudah kami rencanakan. Begitulah dasarnya memang mau lebih murah lagi hehehe ditawar dong. 




"Maaf, Pak, Bu harganya sudah minim, kami tidak ambil untung banyak."

Namanya juga berusaha, mau yang lebih murah. Saya rasa semua orang juga mau kalau ditawarkan harga murah. Lagian si mba bilang enggak ambil untung banyak, lah barusan ngomongnya enggak ambil untung banyak. Berartikan sudah dapat dong untungnya. Iiishh bisa saja. 




'nd

Rasanya enggak bisa sekali ini saja datang, harus kesini lagi untuk survey supaya bisa dapat tempat atau toko yang bisa jadi langganan tetap. Apalagi kalau bisa murah harganya dan baik hati, maksudnya ramah terhadap pelanggan, benar enggak?

Uuk ah lapar setelah muter cara toko. Kepanansan. Mau cari makan siang dulu, tapi kok masih kenyang. Gegara pukul 10  makan snack timenya dengan siomay di pinggir jalan citarum. Ah, pulang saja makan di rumah.



Love, Audy.


Share:

Pilihan Investasi Yang Berbeda





Blink-blink yang berkilau selalu menjadi pilihan. Entah berlian atau permata, selalu menjadi teman setia buat para perempuan. Benar enggak ya?

Kalau masuk toko permata, dari jauh yang berkilau sudah pasti menarik perhatian.

Sebagai investasi permata blink-blink tidak terlalu umum peminatnya. Hanya sebahagian yang menyukai sebagai investasi. Menurut saya, emas masih menjadi pilihan aman untuk investasi. Bagaimana? Setuju dengan pendapat saya?

Sudah dari dulu yang namanya emas itu sebuah investasi. Rasanya semua anak-anak khususnya anak perempuan diwanti-wanti untuk menyimpan emas sebagai investasi masa depan. Kalau sewaktu diperlukan, ada yang bisa diandalkan. Begitu nasihat ibunda.

"Harga emas lagi naik!" Berita yang tersebar bikin deg-degkan saja. Penuh dengan kegembiraan. Saya rasa kalau yang emasnya banyak pasti gembira banget.

Emas Apa Sih?

Logam mulia berwarna kuning yang dapat ditempa dan dibentuk karena bersifat lunak. Warna kuningnya sebagai simbol kemakmuran. 

Ada daya magnet untuk para perempuan melihatnya. Apalagi yang memakainya seperti terlihat lebih gemerlap. Blink ... blink.
Angka 24 yang paling murni kadar karatnya. 

Pilihan Jual Atau Gadai

Buat yang enggak mau dijual emasnya ada tempat yang namanya Pegadaian. 
Ada Pegadaian biasa atau Syariah. Biasanya bunganya tidak besar.

Sayang juga sih kalau emas dijual. Tetapi repot juga, kalau harus menyicil tiap bulannya di Pegadaian.

Toko emas yang ada juga, tidak mau rugi dalam usaha mereka. Dikala para konsumen ingin menjual emasnya, biasanya mereka harus melihat emas yang akan dijual, nanti baru  bisa diambil harga berapa yang pantas untuk dikalikan dengan berat emas tersebut. Biasanya satuan berat emas disebut gram.

Zaman Kemudahan

Lebih gampang untuk mengetahui harga pasaran segram emas melalui Google. Tinggal searching saja. "Emas hari ini".

Harga emas di pasaran tidak sama dengan harga di toko, entahlah.
Kadang bisa dipasaran satu gram dihargai rp.900.000 di toko dihargai rp.500.000 betapa jauh perbedaan harga yang terjadi. 

Terus yang benar yang mana?

Kalau memang butuh pada saat ini, tergantung perjanjian antara pembeli dan penjual.

Berpatokan saja dengan harga pasaran. Berarti harus pintar bersilat lidah dengan pembeli emas yaaa.

Ada yang bilang, ngapain juga investasi emas. Lebih baik main saham saja.

Kalau dilihat investasi saham seperti bermain judi.  Sudah pasti enggak akan untung karena tidak direstui yang di atas.
Namanya juga ingin mencari keuntungan secara cepat, apa saja bisa dilakukan.

Pilihan Masih Tetap Emas

Kalau begitu emas masih tetap menjadi pilihan dalam investasi.

Yang beruntung memang kalau harga emas lagi naik. 

Tetapi enggak terlalu jauh beda untuk kerugian yang ada, kalau mau menjual emas kembali.

Dengan syarat jual di toko tempat membeli emas tersebut. Biasanya ada potongan.

Kalau belum lama beli, harga emas masih mirip dengan harga beli, jika dijual kembali ada potongan 3-5 persen dari harga bon selama barang masih mulus, kinclong, dan tidak ada penyok atau kerusakan lainnya. 

Bon pembelian, packaging karton product ( jika ada ) masih lengkap. 

Tapi jika sudah agak lama bertahun-tahun, dan harga emas sudah naik banyak akan ikut harga pasaran dengan tetap lihat kondisi barang dan kelengkapannya 

Bila hanya ingin menukar dengan model baru biasanya dilihat kondisi barabg yang mau ditukar. Apa masih mulus atau tidak. Setelah diperiksa baru bisa diambil keputusan untuk menetapkan harga jualnya.

'nd

Semua investasi bagus juga sih. Sah-sah saja mau ikut yang mana. Tergantung kebutuhan masing-masing saja. Dan sudah mengetahui resiko yang akan terjadi.

Selamat berinvestasi.


Love, Audy
Share:

Klik klik Objek Photo




Klik klik 

Suara kamera untuk pengambilan gambar.

Share:

Bangun Dari Mimpi



Ceritadiri.com ~ Kebangun lebih pagi, pasti kena omelan hahaha.

Share:

Selera Yang Berbeda




Ceritadiri.com ~ Bermacam selera mengenai makanan.

Kadang memilih tempat makan, suka plin-plan, karena selera dan mood untuk menyantap hari itu enggak pas.

Share:

Lupa Kalimat Positif




Ceritadiri.com ~ "Yuk jalan-jalan keluar rumah!" Kalimat ajakan setiap hari Sabtu, dilontarkan saya sebagai orang tua.
Share:

Banyak Maunya




Ceritadiri.com ~ Berita covid naik lagi, bikin lemes saja.

Share:

Self Healing Karena Kehilangan

 



Spend time with friends and family.

Spending time with friends and family means maintaining your health 

A sense of belonging and social support provide a lot of energy and inspiration, give a sense of security and self-confidence, which has a positive effect on the brain.

Share:

Anak-anak Kesayangan Orang Tua

 






"Maafkan saya belum pernah menjadi orang tua!"

Ceritadiri.com ~ Kalimat andalan saya. Ketika salah membimbing anak-anak sudah pasti pernyataan maaf akan keluar seperti ini. 
Share:

Waktu Berjalan Terus




Ceritadiri.com ~ Rasanya yang ada di pikiran harus cepat dituliskan. 
Share:

Dengar dan Sabar

 




Ceritadiri.com ~ Sebagai orang tua yang belum pernah punya anak, tentu banyak hal yang perlu dipelajari.
Share:

Belajar Sabar Dalam Segala Keadaan


"Satu momen kesabaran bisa menangkal bencana besar. Satu momen ketidaksabaran bisa menghancurkan seluruh hidup." - Pepatah Cina
Share:

Keinginan




Ceritadiri.com  ~ Kemaren mampir ke toko bahan bangunan.

Share:

Nasihat Yang Tidak Diminta




Ceritadiri.com ~ Setiap hari sebagai orang tua mencari cara bagaimana mengurus anak-anak, supaya menjadi anak yang luar biasa. 
Share:

Landing Page Untuk Para Perempuan






Mengulik sesuatu yang menyenangkan suka lupa waktu. Rasanya tidak terasa satu hari sudah terlewatkan. 
Share:

Harus Bisa Semua



"Pasangan paling bahagia di dunia ini tidak pernah memiliki sifat yang sama. Mereka hanya saling memahami dengan baik tentang perbedaan yang mereka miliki."

Share:

Mengatur Waktu Merubah Kebiasaan

 


"Bukannya saya lebih pintar, hanya saja aku bertahan dengan masalah lebih lama." ~Albert Einstein.
Share:

Penuh Warna Kehidupan








Ceritadiri.com ~ Memacu diri untuk menulis setiap hari.
Share:

Hipertensi Dan Emosi pada Kehamilan Wanita



Audy Jo

Tersenyum dan berbahagialah, sehingga anak Anda terlahir dengan karakter yang suka tersenyum dan berbahagia
Share:

Kontrol Makan Untuk Kebaikan

 



Setiap manusia kadang suka melampau batasannya. Kalau sudah mengenai kesehatan tambah umur mustinya sudah mengerti apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan. 

Kebiasaan buruk yang susah hilang, meskipun sudah banyak "nilai merahnya". Sampai saat ini masih sering dilakukan. 

Awalnya sesuai anjuran, dan takaran yang sudah dipersiapkan. Walaupun sampai sekarang takaran karbohidrat masih terus dilakukan dengan timbagan kue yang ada. Belajar menakar dengan feeling, meskipun tidak akurat

Tidak pernah mau berubah

Karena keseringang mengambil darah untuk dicek. Akhirnya jadi tahu, kalau kondisi seperti ini atau itu, kondisi darah saya kental atau encer akan terlihat. Biasanya sebelum sarapan dan setelah dua jam setelah sarapan, saya akan mengambil tetesan darah saya. Dengan alat yang ada dan mudah semua bisa dilakukan di rumah sendiri. 
Seperti biasa setelah diusap dengan kapas yang berisi alkhol saya mulai menusuk dengan jarum yang sudah tersedia. Darah akan keluar setetes. Ditekan untuk mendapatkan tetesan yang lebih untuk diusapkan di strip tempat darah. 
Darah yang keluar biasanya encer atau kental. Dari kondisi itu saya bisa mengetahui bagaimana kondisi badan saya pada saat itu. 

Kalau kemaren saya banyak makanan junck food, pasti kondisi darah yang saya ambil akan kental. Lain halnya kalau saya  makan light meal, pasti darah lebih encer.

Rasanya kemaren lebih banyak makanan berminyak. Jadi hari ini bangun dengan keluhan, berat "bawaannya". Aliran darah lebih kental terasa di badan. biasanya badan terasa lebih tebal. Entahlah apakah karena sudah terbiasa.
Enggak pernah sadar kalau umur sudah bertambah, segala sesuatu ada takaran dan pantangannya.

Kadang teringat perkataan teman, "Wah sudah enggak makan enak, kondisi badan sama saja. Kalau begitu ya sudah makan saja seperti biasa, kan nanti sama saja kondisi badannya. Hehehe kadang suka berpikir iya juga.

Ihh, Kamu nakal!

Kadang suka iseng, ups bukan iseng tapi suka menutup mata untuk mencicip makanan enak.
Tentu saja yang enak sudah pasti penuh bumbu, rasa minyak wijen, kecap inggris. Sedikit berminyak.
Apalagi ditambah sambal atau acar.
Anak-anak di rumah, sekarang juga sudah mulai menjadi pasukan keamanan untuk diri saya. Walapun mereka tetap memberikan makanan yang enak tetapi dengan syarat, mama hanya cicip, tidak boleh untuk dihabiskan. Ampunnn serasa saya kembali menjadi anak kecil hehehe.

Dengan nasehat yang mereka sampaikan, "Cicip saja yaa, banyak gulanya nih!" Kalaupun ada makanan yang mereka anggap ok, mereka akan menyodorkan, "Ini Maaa, "Bisa nih buat Mama dimakan."

Jadi teringat momen ketika mereka kecil. Disuapin, sekarang gantian mama yang disuapin heheh. Juga untuk mencicipi sedikit makanan yang mereka makan.

Mengatur Pola Makan 

Untuk mendapatkan berat badan yang ideal, dan sesuai dengan kondisi masing-masing, biasanya disarankan untuk datang ke ahli gizi. Biasanya di rumah sakit besar, ada dokter konsultasi untuk cara mengatur gizi. 
Dengan berat badan dan tinggi badan, mereka bisa mengetahui jumlah kalori harus saya makan. 
Ada waktu yang sudah diatur cara makannya:

* 07.00 mulai dengan sarapan pagi
* 10.00 snack time atau satu apel
* 12.00 dibuka dengan makan siang lengkap ada beberapa timbagan yang perlu dilakukan
* 16.00 snack sore
* 18.00 makan malam
* Kalaupun malam masih lapar bisa ngemil buah-buahan atau agar-agar tanpa gula atau pakai pemanis buatan.


'nd

Bersyukur untuk-anak yang baik, berarti didikan saya dan hubby sudah benar. Anak-anak mengikuti karakter yang sudah dibentuk dengan baik. Dengan karakter lembut dari papanya dan karakter keras dari mama, semua bisa menjadi satu. Memang kadangkala ada friksi di antara kami berempat, tetapi semua bisa diatasi. Bersyukur untuk kebersamaan yang diciptakan.

Makanan sama dengan keluarga yang harmonis, saya rasa ada konektivitasnya juga. Makanan yang sehat karena mama yang sudah mengerti bagaimana menjaga kesehatan. Biasanya karena ada pantangan yang disarankan dokter untuk penyakit tertentu. Kembali lagi ke makanan yang bebas dimakan. Dengan umur sekarang harus tetap menjaga pola makan. Walaupun disodorkan makanan yang enak. 

Ada moto yang baru yang beredar. Bahwa saya harus ingat, makanan dimakan untuk umur panjang biar bisa melihat cucu atau cicit. Semoga saja harapan saya terkabul. jadi semangat mengatur makanan lebih sehat.



Love, Audy

Share:

Ternyata Yang Tampak Itu Belum Tentu Benar



Saling menghormati adalah salah satu sifat paling kuat dari persahabatan yang baik. Ada banyak aspek yang harus dihormati. Misalnya, temanmu harus menjaga rahasiamu, tidak membicarakanmu di belakang, dan menghargai waktumu
Share:



AJPena Online Class

Cerita Lain di Blog

Buletin My World

Klik Ikuti - Untuk Cerita Terbaru

Ebook Audy Jo







Klik Gambar Buku untuk Beli
Pembayaran via : CC, Alfamart, GoPay, OVO

Advertisement