Tampilkan postingan dengan label Love. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Love. Tampilkan semua postingan

Me and U 29 Tahun




Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan. 



Menyamakan Persepsi

"Kenapa ya, Pa?"

"Makanya jadi guru ga usah ngoyo gitu!"

Percakapan yang sedikit menyentak ketika membahas tentang apa yang saya lakukan.

(Baca Juga: Selalu Instropeksi)

Selama ini sepertinya waktu 24 jam tidak cukup untuk saya bermedsos.

Melihat saya pontang-panting mencari uang. 

Banyak alasan yang akan saya utarakan ketika nada mulai terdengar tidak suka dengan apa yang saya lakukan.

(Baca Juga : Me n Tom)

Akhirnya, kalimat "ya terserah, Mama saja."

Kenyataannya, begitulah kalau tidak mau mendengar. Kan sudah tertulis di agama yang saya anut bahwa, "seorang istri harus tunduk sama suami".

Perjalanan pernikahan hari ini Tanggal 3 April 2022, memasuki tahun yang ke 29. Iih, sudah lama juga. 


Mulus? 

Mulus dengan bergejolak hahaha, ya seperti naik pesawat terbang tanpa halangan kecuali masuk awan Cumulonimbus dan awan gelap.

Banyak dong kerikilnya juga.

Kebiasaan jelek biasanya kalau berbicara dengan nada tinggi.

Saya termasuk perempuan egois mau menang sendiri. Entahlah, apakah karena saya anak pertama jadi maunya semua perfect.

Nasehat kecil sih untuk yang masih muda.

Pernikahan itu menyatukan dua pikiran yang berbeda jadi tidak akan mudah.

Saling mengalah, berkomunikasi.



Bisalah Melewati Semua

(Baca Juga : Tetap Ada Perbedaan)

Buktinya 29 tahun bisa dilewati. Lebih berat sebetulnya kalau dilihat dengan kondisi sekarang. 

Tetap bersyukur, bertahan dengan keadaan yang terjadi di dalam kehidupan berkeluarga.




























BSD



Bandung 3 April 2022



Melangkah maju, lebih lagi pertolongan Tuhan untuk saya dan suami juga untuk keluarga.



Love, Audy

Share:

Always ... Hope For the Best

 



"33 Tahun?"

Mencoba menghitung dengan tangan, 

... halahh apa sih!

Seperti zaman prikitiew saja.

Sudah ada kalkulator si penghitung cepat.

Hem 2022 dikurang 1998

... berapa tuh!

Kebiasaan kalau sudah sampai di tanggal kenangan suka menghitung  berapa lama momen berlangsung.

Suka iseng nanya ke Sayang, "berapa lama sih, kita sudah bersama?" Hehehe padahal sebelum itu persiapan dulu hitungannya, takut salah juga nebak. 

Ketahuan deh rumusnya.

Semoga beliau tidak baca tulisan ini.

Kembali memori lama terulang kembali. 

Mau kembali seperti dulu. Kalau ada mesin waktu ingin memperbaiki kesalahan yang dibuat. 

Dengan memperbaiki semua pasti sesuai dengan yang diinginkan, 

... benar enggak?

Tanggal 18 Februari salah satu momen cantik untuk saya dan suami. 

Tanggal Dating alias mulai pacaran. 

Ada-ada saja ya, buat tanggal spesial. 

Maklum zaman dulu buat tanggal spesial biasa saja.

Nah, memasuki tanggal ini kepengen dong ada yang spesial. 

Mulai deh gerilya. 

Tetap melakukan kesalahan. Alias mubazir. 

Walaupun hanya pisang goreng plus keju untuk malam kencan ini. 

Kalau sudah gitu jawabanya

...  "ya sutralah!"

Momen yang dimau tercapai dengan ada photo berdua.

Kenangan di tanggal 18 Februari 2022. 

Semoga masih bisa 50 tahun lagi bersama.


***


Masih tidak mau menerima, kalau wajah sudah tidak sekencang dulu. 

Kantung mata  membengkak alias bandel suka tidur malam. 

Mau beli kosmetik untuk awet muda berpikir dua kali untuk harga yang ditawarkan. 

Kalau ada uang lebih sudah ga dipikirkan ya? Langsung beli!

"Ya, Ma! Sudah tua, mau dibilang apa. 

Memang kenyataannya begitu. Kalau orang bilang ga cantik, ga apa-apa. Kan, papa tetap sayang."

Uhuii begitu deh biasa kalimat yang diucapkan kekasih, pujaan hati.

**

Sampai juga di tempat yang sudah diincar lama. 

Sejak dapat info kiriman video jadi penasaran 

... ternyata oh seperti ini. 

Masa pandemi sepi ... bagus untuk photo instagram. 

Tetap ada rasa malu hihihi umur segini masih suka pephotoan

... iish bahasa apa ini.

"Coba dari sisi sini, Ma. Terlalu terang dari situ!" 

Tetiba sayang kasih instruksi. Tahu kebiasaan isterinya kalau ambil photo. 

Kalau ada anak-anak asyik nih, bisa ambil photo kami berdua. 

Rasa tigapuluh tiga tahun berbeda dengan rasa setahun.

Rasanya dulu belum ada kamera canggih.

"Sudah berapa menit, Ma?" Mengingatkan kembali waktu yang sudah berjalan.

Iya, tadi sebelum masuk bagian penerima tamu mengingatkan kalau kami hanya punya waktu 45 menit, Terakhir pesan makanan  pukul 20.00 wib. 

Bingung juga pilih menu.

Hehehe ga juga sih. Mau cari yang pas buat ngemil suka mempertimbangkan asupan gizi. 

... Ahh ini mah ala saya. Jangan ditiru yaa kalau pada sehat.

Sambil menunggu dan berpacu dengan waktu yang disediakan ambil shot ke sana kemari.

... Tra la la




Harapan melambung tinggi, untuk 50 tahun ke depan. "Kasihani kami, Tuhan."

Love you always❤
Happy Dating's Day


Share:

Love TOO

 




*Aku Melihat Dia

==============

"Siapa itu! Ganteng! Rupanyanya ada tetangga baru."

Bagaimana yaa, mau kenalan. Gimana caranya? Masa aku yang ajak kenalan, gengsi dong!

Yahh! hanya bisa bertatapan saja.  

Setiap pulang kuliah, Doi  menungguku diteras rumah, sambil melipat tangan di dada. Suka bikin geer ahh!

Kadang biar dilihat Doi, ambil waktu cuci mobil kesayangan. 

Intip-intip tetangga. Kebetulan jendela kamarnya menghadap rumahku. 

Kalau menurut fengshui rumahnya model tusuk sate. Bisa nih intip-intip dari teras kamarku.

Ketahuan deh rahasiaku.

Kelihatan doi suka duduk menggambar .


*Perkenalan

================

Masa liburan perkuliahan, terlupakan untuk berkenalan dengan tetangga ganteng itu. 

Dapat kabar berita, adik-adikku sudah ada berkenalan. 

Akhirnya ..., kenalan juga dengan si ganteng.

Berteman biasa saja, saling mengenal diri pribadi masing-masing, apa yang dikerjakan.

Ga tahunya doi sekolahnya pernah di Jakarta. Sekolah yang yayasannya sama dengan sekolahku, walau memang beda alamat. Tapi sering satu tempat ibadah.

Kok ga pernah ketemu ya?  apa ini yang disebut jodoh? tidak akan lari dirimu kukejar hahaha.

Doi takjub deh kenal dengan aku, ini cewek badannya kecil, tapi suaranya berat. Maklum karena campuran ambon dan sunda,  aku dapat badan sunda, kulitnya putih hidung cukup lah hahaha. 

Rambut waktu kenalan sih masih lurus, karena sering ke salon minta di keriting 10 menit. Malah jadi Ikal setelahnya. Walaupun sudah tidak kesalon lagi, rambut sampai sekarang tetap ikal. Bingung juga nih ... apa darah ambonnya lebih kuat yaa ...hehehe.


Doi suka kagum, ini ceritanya waktu sudah nikah. Lihat cewek bawaan mobilnya jeep, kayaknya ini juga yang bikin doi jatuh cinta ama aku. Tomboy! katanya.

Pada masa perkenalan ini, aku masih kuliah di Sekretaris.  Doi ambil kuliah jurusan Arsitek. 

Kalau di pikir, kriteria cowok idaman sudah pas dengan Doa yang aku naikan ke pada Tuhan. Semuanya ada.

Puji Tuhan. 

Love You ❤

*Hal Terindah Dalam Pertemanan

=========================

Yang buat aku jatuh cinta pada pandangan pertama adalah senyumnya. Ga tahu rasanya berdebar aja. Serasa dunia hanya diberikan untukku.

Masa itu kegantengan aja ga cukup, harus bisa main musik,  untung Doi suka main musik.  Alat musik yang dikuasai Gitar. Kalau sudah main gitar ... membuat tambah cinta.

Padahal baru berteman, tapi rasanya seperti sudah dekat, sudah mengenal lama. 

Masa kerja praktek di lalui, aku selalu berdua dengan dia. Setia selalu mengantar. 


*Mau Bersamamu

===============

Setelah berjalan hampir setahun apa sudah setahun yaa, aku lupa. Waktu itu kalau setiap tanggal 14 februari banyak yang menyatakan cinta karena bertepatan dengan hari Kasih sayang. Tunggu punya tunggu tahun itu belum ada yang menyatakan cinta. 

Ahh, kayaknya belum waktunya!  empat hari sesudah hari kasih sayang doi datang kerumah membawa bunga mawar.

 Weiitttss! hari kasih sayang udah lewat ada apa nih! 

Hari itu rasanya menjadi hari kasih sayang kami berdua,  setiap tahun sampai sekarang selalu diingat. Moment dimana kami berjanji untuk lebih mengenal lagi, mengenal lebih dalam untuk kejenjang yang berikutnya. 

Berani mengambil keputusan untuk lebih terbuka satu dengan yang lain.

Lebih mengenal keluarga satu dengan yang lain. Tidak ada rahasia yang ditutupi. 

Aku kenal dia, dia kenal aku. Keluargaku siapa, keluarga dia siapa. 

Pertama kali diajak bertemu untuk jalan-jalan sebagai kekasih di restoran dekat kampus Sekretaris tempatku kuliah. Sampai sekarang restoran masih ada. Moment itu tak pernah terlupakan sampai saat ini. 

Saat itu kebingungan melanda,  karena memikirkan apa yang harus aku pakai. Pakaian model apa. Sepatu bagaimana. Tas apa yang harus dibawa. Lipstik mau warna apa. Rambut harus digerai apa diikat. Parfum jangan lupa. Deodoran juga enngak boleh terlewatkan. Hhampir 1001 macam printilan yang harus dipersiapkan. 

 Persiapan mulai sehari sebelumnya atau seminggu sebelumnya.

Haha .... Pas hari H yang ditunggu tunggu, berdebar-debar rasanya, sudah benar belum ini persiapan, tanya teman sebangku, "bagimana penampilanku!, sudah ok belum?"

Masa itu lagi masa wajah pakai kosmetik  Pearl Cream, jadi nggak lupa tuh pakai cream biar wajah kelihatan kinclong. Yang nggak aku sadari waktu itu kalau mukaku terlalu keputihan hahaha .... ini cerita yang aku tahu setelah kami menikah. Doi cerita waktu pertemuan pertama kenapa wajahku sepertinya putih, juga merah. 

Masih muda sih jaman masih pipi bisa bersemu merah kalau malu. Apalagi kalau doi sudah bawa teman-teman untuk berkumpul. Tambah deh bersemu merah.

Habiskan waktu berdua berjalan bersama, ke taman, bioskop,  sama sih seperti yang lain kalau berpacaran. 

Aku dan doi suka makan, jalan-jalan.

Cari buku.  Doi sudah ngerti kesukaanku baca novel. Kadang-kadang cari novel  picisan itu daerah Asia Afrika Bandung, di hamparan jalan. 

Ada tempat tempat favorit kami berdua, yang sampai sekarang masih kami datangi, seperti jalan Cihapit dengan gado-gadonya, plus kalau lapar berat boleh lah sepotong ayam goreng.

Sama -sama menyelesaikan kuliah. Hal utama untuk menyenangkan orang tua. bersyukur untuk setiap pencapaian yang kami lalui. 



*Jarak Yang Memisahkan

=====================

Rasanya ada yang kurang,  karena aku ambil jurusan Sekretaris bahasa Inggris harus lebih dikuasai.

Minta ijin ke dua orang tua apa bisa dijinkan untuk mengambil kursus tambahan bahasa Inggris ke Australia, tentu dengan melihat kondisi keuangan juga, enggak ngoyo lah.

Dapat ijin boleh,  ambil saja yang terdekat dengan Indonesia. Tujuan utama adalah Australia. Berhenti kerja. Mencari info tempat belajar bahasa Inggris dimana yang memungkinkan. Maksudnya tempat dan harganya harus sesuai. Dapat juga Travel Biro yang mengurus kepergianku.

Perasaan rasa nya bagaimana yaa, mau pergi tinggalin  yang ada di Indonesia. Padahal cuma pergi sebentar.  Kalau jaman sekarang di bilangnya lebay banget he.he.he.

Ijin dari Doi ok.


Tujuan negara Australia ambil di Sydney, daerah kursusnya Manly tempat Homestaynya Dee Why.

Setiap hari di lalui dengan kekuatan hanya dari Tuhan, karena berbeda kehidupan dengan yang biasanya,  baik makanan, udara,cara berbicara, transportasi dan masih banyak lagi.

Sedih sih!

Apalagi doi jauh disana yang biasanya selalu menemani. Disini melangkah sendiri saja.


*Surat Cinta.

==========

Untuk yang tercinta di Indonesia. Setiap lembar surat cinta penuh  dengan kalimat kerinduan ingin bersamamu disini, menghabiskan waktu. Rinduuu.

Setiap lembaran surat penuh dengan kerinduan. Waktu itu enggak seperti sekarang pakai handphone sudah bisa melihat wajah kekasih  hati.  Ada waktu untuk mau mendengar suaranya,  berjalan jauh sedikit dari tempat tinggal untuk ke telpon umum, jadi sudah harus dipersiapkan uang koin untuk dipakai. tambah banyak koin, tambah lama bisa berbicara dengan Doi. Ahh.jaman itu menyenangkan!

Aku kirim lembaran surat, Doi kirim balasan , menanyakan keadaan masing-masing. Apa yang sedang dikerjakan masa-masa ini, apa yang terjadi di tempat les, apa yang terjadi di tempat kerja praktek.

Surat-surat kenangan itu masih ada tersimpan rapih di satu buku yang berisi catatan harian ku waktu itu.


*Mengisi Hari

==============

Membuncah kerinduanku tak tertahankan,  untuk seluruh yang tercinta , yang ditinggal pergi. Akhirnya bertemu kembali. Semua dalam keadaan sehat.wajah-wajah tercinta  berkumpul menjemput.

Dan wajah penuh senyum itu hadir datang menjemputku.

Mulai lebih dalam lagi perjalanan cinta kita yang  terpontong oleh waktu dan jarak.

Mempersiapkan untuk jenjang berikutnya, sambil bekerja, mempersiapkan segala hal 



*Akhirnya Berani Melangkah.

========================

"Mau jadi Istriku?"

Deg..deg kan juga, akhirnya kalimat yang menjurus kesana terucapkan.

"Walau dengan keadaan yang ada, berani melangkah?"

Siapa yang enggak berani, ayoo melangkah!

Tuhan sudah memberikan jawaban yang pasti untuk kekasih hati. 

Ijin sudah didapat dari kedua orang tua.

Walau pun di dalam perjalanan menuju jenjang ini ada kesedihan yang melanda diri karena kehilangan orang yang dikasihi. Ayahanda dari kekasih hati.


Tanggal 3 april 1993 Berani melangkah  bersama, tanpa mengetahui waktu yang menanti di depan, apakah keberhasilan itu pasti didapat, atau banyak kerikil tajam yang menghadang. 

Tak takut ku melangkah sebab Kau besertaku.

Bersama -sama melewati rintangan waktu, hingga saat ini sudah memasuki tahun ke 27 tahun.


Bless us Lord.

LOVE YOU HONNEY BUNNY❤

BSD, 1 Maret 2020

LoVe TOO ❤  Naskah awal DUA JADI SATU nonfiksi.



Love, Audy



Share:

Endorse Artis

 



"Edun endorse nya!"

Sedikit kaget, membaca tulisan di medsos sewaktu share video Trie Utami. Penyanyi idola masa muda dulu. Oh jadi sekarang sudah tua? Lol.

Kesempatan dalam kesempitan barangkali ada yang berpikir seperti itu. Ah masa bodoh! Terserah mau berpikir apa.

Yang ditanya mau kok orangnya! Dengan catatan "maaf ga punya uang" 

Beruntung Manajer alias suami yang kebetulan adik sepupu suami, mau membantu.

"Mau seperti apa, Mba? Redaksinya gimana?"

Dasar yaa ... ga pernah urusan sama artis. Jadi jawaban salah. Kirain redaksi itu nama perusahaan apa. Lol. Padahal yang ditanyakan hanya kalimat apa yang akan dibagikan kepada penonton. Halah!




Ah! Artis idola masa-masa pacaran dengan doi. Kalaulah artis itu tahu hwhwhw. Apa aku dapat tanda tangan ya. Padahal terahir, bukan terahir aja pertama dan terahir Lol. Berkenalan dan ngobrol di rumahnya. Kenapa enggak minta foto ya?

Momen indah, yang bisa disimpan galeri foto, lebih tepatnya video di galeri.

Serasa keikutan terkenal deh! Ide lain mulai berdatangan.

Coba kesini, diakan kenal sama artis itu. Dulukan dia pacaran sama sepupunya. Bisa tuh dicoba! Atau coba ini nih sepupunya kan mc terkenal itu. Banyak deh nyambungnya.

Padahal orang terdekat di rumah, hubby maksudnya teman SMA nya penuh artis. Hubby tetap low profile enggak mau heboh. Iih! Padahal anak band tapi enggak mau heboh. Teman bandnya terkenal. Ada yang nikah sama penyanyi. Ada juga pemain gitar terkenal  artis cantik,  pragawati semua temannya enggak mau diumbar. Sebel sih. Padahalkan bisa ya minta tanda tangannya. Lol.

Kalau mau mikirin begituan enggak maju-maju nih hidupnya. Ya sudahlah memang begitu hidup hubbyku ini.

Cukup hanya memandang hubby sudah melihat artis top. Dengan wajah tampan memetik gitar lagu kesayangan.

Duh! Cuaca di luar mendung, udara sedikit dingin.



Love, Audy

All about me

Reff:

Video dari Trie Utami untuk Audy Jo- Kelas Ebook Ananda




Baca juga : Jorisen=Joris 


Cek Tulisannya di Kompasiana


Share:

Masih Tetap Ada Perbedaan




Walaupun Sudah 27 Tahun Pernikahan


Pukul 4.52 subuh. Cepat-cepat ditulis .... Tersadar, sudah masuk 27 tahun pernikahan masih aja suka ngeyel.

"Ma, sudah tidak muda lagi, bangun jangan kepagian."
Bangun pukul 4 sih, kadang pukul  3 subuh. Sebetulnya masih perdebatan sampe saat ini. Bangun yang pas itu pukul berapa!


"Ya Pa. Ini badan bangun sendiri, otomatis seperti ada alarmnya. Dibawa tidur lagi nggak bisa. Malah muter-muter pikirannya."

Tuh kan! Udah 27 tahun pernikahan masih suka berantem ama yang kecil-kecil kayak gini! Recehhhh!
Tergantung receh juga, kalau kamu sebagai perempuan jawabnya nantang dan nggak mau nerima bisa jadi 'dollar' duaarr! Meledak kayak bom.

Mau tips dari aku? Gini nih (sebetulnya ini info dari Doi ya) Lalaki itu nggak suka di tantang, apalagi sama perempuan cerewet. Kalau lagi lalaki ngomong dengerin! Jawab seperlunya nggak usah ada embel-embel! 

"Gimana? Asyikkan tips nya?"



Balik lagi nih ke masalah bangun tidur.

Daripada diomelin karena jam bangun, ambil solusi  tidur cepat pukul 9 malam.

Huhuhuhu.... waktu nontonku kenapa terus berkurang.

Me time siang hari didedetin untuk nonton, buat naskah, denger musik, nambah ilmu, kerja online. 

Masa pandemi ada zoom ... belum lagi kalau udah nggak kuat nahan kantuk  woawoawoa ... habis lewat lagi sehari.  

Loh kan ada pagi hari? 

Bisa sih. Tapi kayak penjahat dikejar-kejar enggak menikmati. 

Pagi hari jamnya masak, berberes. 

Bangun pagi sarapan, santai dikit nunggu belanjaan datang. 

Ambil waktu berbaring cari tenaga untuk masak pukul 9 atau 10 pagi. Kalau nggak Badan loyo diseret-seret.

Aneh yaa? Apa karena sudah masuk kepala 5 umurku. Jadi tenaga enggak full. Biasanya dorong lemari juga aku jabanin.

Ah ya sudah! Kembali lagi ke arti pernikahan itu.

Dengerin saran dari pasangan.  

Praktekkin aja. Nggak rugi kok. Malah jadi enak buat badan.

Masalah cuma satu. 
Tidur cepat ...  bangun lebih cepat lagi hahahah. Lol.






Love you honney bunny❤
Love, Audy

Bsd, 22 July 2020

Love, Audy



Share:

Selalu Introspeksi

 


Memasuki bulan penuh cinta. Memori lama selalu kembali. Mengenang 28 tahun yang lalu, bagaimana mula pertemuan pertama  terus menjadi teman yang saling mengenal dan sampai ke jenjang pernikahan.

Kadang kala seperti "ajaib" bisa bertemu dengan belahan hati.

Buat yang masih single boleh nih nambah info.

Ini sih ala aku saja ya cara cari jodoh. Tetapkan syarat apa yang kamu inginkan. Ini mutlak harus sebagai pegangan.

Cara Cari Pasangan :

1. Kalau yang ini sih sudah jadi rahasia umum. Cari yang sesama agama. Karena bisa lebih meminimalisir perbedaan. Yang sama agama saja suka bertengkar.

2. Lihat keluarganya bagaimana, kalau masih bisa masuk kriteria dan kamu kuat menanggungnya maju terus.

3. Pendidikan.

Ah ga munafik harus dilihat juga. Karena masa depan mau dibawa kemana, kalau pendidikan enggak tinggi.

4. Penampilan.

Biasanya ini yang pertama, karena awal berkenalan kan salaman tanya nama lihat wajah, badan. 

5. Cara bicara.

Paling ga suka cowok yang sombong, repot entar kalau sudah nikah biasanya suka enggak menghargai.

6. Kalau sudah berteman perhatikan gerakkannya, apa yang dilakukan dalam menghadapi masalah. Bijaksana atau bagaimana. Kelihatan nanti dari sini cara si dia memimpin keluarganya.

7. Tapi semua kriteria di atas kadang kita tidak bisa melihat secara nyata, karena semua yang kelihatan baik-baik saja. Kalau sudah menikah baru keluar aslinya hahaha.

Menyatukan dua isi kepala itu tidak mudah, apalagi kalau sama-sama egois. Perlu bertahun-tahun. Sampai usia pernikahan kami yang ke 28 masih juga ada perbedaan. Cuma perbedaannya di kadar pertengkaran saja. Misalnya kalau dihitung dari 0% sekarang sudah 5%. Hihihi kalau awal wahh!

Menjaga nada bicara itu sulit, kadang suka tinggi nah ini nih salah satu pemicu yang paling sering bikin berantem. Jadi salah satu harus bisa menurunkan nada bicara atau diam kalau tidak ditanya.

Seorang laki-laki itu enggak bisa dilawan karena dia adalah kepala keluarga dan wakilnya Tuhan di bumi. Harus menurut walaupun dalam hati kadang kita sebagai perempuan merasa keputusan itu salah. 

Trus bagaimana sebagai perempuan bisa membelokkan keputusan yang salah.

Berdoa ....

Semoga bisa menambah wawasan ya.



Love, Audy

Happy wedding anniversary 

3 April 1993 - 3 April 2021




Klik ๐Ÿ‘‰๐Ÿ‘‰ All about Me



Another Blog :

KeCap Akoe

Audy Jo Books Shop



Share:

Yang Pertama Lebih Sulit Di Ucapkan

 


Perubahan yang significan di dalam kehidupan pernikahan masuk ke tahun 20 tahunan, perasaan 'ku ....

Walaupun perjalanan dari awal nikah penuh cinta, tetapi pas saat kita sebagai pasangan sudah lebih mengenal Tuhan di situlah titik balik cara kita memandang pernikahan itu bagaimana.

Semua pasangan pernikahan enggak sama ya, ini dilihat dari sisi aku saja, belum tentu benar juga dari sisi pasanganku.

Kadang suka berpikir gini nih:

Benar juga ada orang tua yang berkata cari pasangan tuh dilihat bebet, bobot, bibit ..., atau anak pertama cari anak bungsu atau anak tengah, jangan sama-sama anak pertama. Banyak wejangan yang kadang dipikir aih apa benar.

Benar enggak?

Kalau mau dipikir secara fakta di lapangan kadang bener juga, coba deh cek.

Misalnya nih anak pertama sama anak pertama, kadang rasa egois sama-sama tinggi enggak mau mengalah karena sudah biasa memimpin jadi yang dipikirkan dan yang akan dilakukan pasti benar.

Hayoo coba yang dapat pasangan anak pertama?

Perjalanan pernikahan tergantung dari kita sendiri mau dibawa kemana, mau kekal selamanya tetap bertahan walau banyak rintangan. 

Mengalah adalah hal yang paling sulit. Apalagi meminta maaf duluan. 

Akhirnya pada titik mulai mengerti. 

Aih, semua gampang dilakukan. Coba praktekkan ... meminta maaf dulu. 

Kalau sudah mulai yang pertama selanjutnya kata maaf semakin enteng diucapkan.

Biasanya setiap perkataan yang baik itu selalu menular.

Praktek yuk!


 

Love, Audy





Klik ๐Ÿ‘‰๐Ÿ‘‰ All about Me



Another Blog :

KeCap Akoe

Audy Jo Books Shop


Share:

LoVe TOO ❤




"Iih ...! nanti dilihat orang malu."

Kalimat seperti ini masih sering dilontarkan untuk setiap kebiasaan yang menurut standarisasi kebudayaan tidak pas.

Padahal untuk perjalanan kehidupan pernikahanku dan tom sudah melewati masa pernikahan perak.Tahun ini masuk ke tahun yang ke 27. 

Dengan segala kondisi yang ada, baik keadaan keuangan, kesehatan, kebiasaan yang berbeda,yang baru disadari,"Ahh! ternyata aku baru mengenal dia." waktu pacaran kok ga ada seperti ini.

Ternyata memang perlu setiap pasangan yang akan melanjutkan kejenjang pernikahan itu, mengambil waktu lebih banyak untuk mengenal siapa pasangan yang akan dinikahi. Tapi memang enggak semudah itu juga, karena di waktu masa pacaran semua yang di permukaan hanya terlihat yang baik-baik saja.

"Bener apa bener !?"


Cerita dijadikan buku ANTOLOGI DUA JADI SATU

TERBITAN INDSCRIPT CREATIVE 


DAN DIJADIKAN EBOOK DI GOOGLE PLAY BOOK 


LoVe TOO


Bless us Lord.

LOVE YOU HONNEY BUNNY❤

BSD, 1 Maret 2020

LoVe TOO ❤  Naskah awal DUA JADI SATU nonfiksi.



Love, Audy
Share:

Dua Jadi Satu


 




Berharga ....

Aku pikir hanya kalimat singkat tapi kalau di resapi di pikirkan secara dalam kalimat itu sungguh-sungguh berarti atau bermakna yang dalam.






Tergantung persepsi masing-masing orang, dalam keadaan apapun kalimat itu benar-benar membuat kita berpikir sungguh kita dikasihi Tuhan.

Dalam keadaan keterpurukan, mempunyai sahabat-sahabat yang baik, yg perduli, yg mengerti, yg tahu hati kita, ga neko-neko, percaya dengan diri kita.

Sungguh Tuhan amat Baik.

Setiap perjalanan hidup, seperti kita menulis cerita di buku kehidupan kita. Dari buku itu bisa kita ketahui kesalahan-kesalahan apa yang sering diulang-ulang, jadi enggak lulus saja.

 Bagaimana cara kita untuk menghadapi persoalan yang sama, bagaimana kebijaksanaan kita diambil untuk menghasilkan keputusan yg berdampak positif pada kehidupan kita. Khususnya kehidupan berkeluarga kita.

Jadi Segala akal pikiran harus bisa kita pergunakan dengan cara lebih positif.

Setiap pelajaran adalah berharga untuk pegangan sepanjang hidup kita.

Terimakasih untuk teman-teman yg sudah perduli 
Jbu.


Love, Audy



Bandung Nov 24, 2018




Share:

Forever and Ever



Kalau dilihat judulnya langsung aja ingat sama Cinderella.
"Selama-lamanya" biasanya kalimat ini ditujukkan dalam suatu hubungan suami dan istri.

Doa diucapkan setulus hati untuk pasangan yang baru menikah. Siapa sih yang mau, baru menikah besoknya cerai.

Wajah ini mau ditaruh dimana? Sepertinya tatapan orang seperti menusuk langsung ke hati. Serasa mengatakan kamu enggak becus mengurus pernikahan.

Baca juga : Jangan Sampai Hubungan Toksik

Sudah tahu sama tahu kalau di dalam pernikahan menyatukan dua orang yang berbeda pemikiran itu susah. Perlu saling melatih kesabaran. Pribadi yang satu beranjak dewasa dari keluarga yang mempunyai pandangan berbeda dengan yang lainnya. Makanya diperlukan pengenalan lebih dini sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Pertemuan Pertama Selalu dari Fisik

Pertemuan pertama dengan kekasih hati biasanya melihat kondisi fisik dulu. Dia tampan atau cantik. Ah, ga usah munafik. Setelah melihat fisik baru kita mulai mencoba untuk lebih mengenal dengan berbincang mengenai diri masing-masing.

Kalau kita merasa nyaman, berarti maju selangkah untuk lebih mendekatkan diri.

Enggak bisa dibilang juga sih, dari perbincangan kita bisa mengenal pasangan kita. Hahaha .... Biasanya yang dipermukaan itu ah ..., semuanya perfect sempurna.

Perlu seumur hidup untuk mengenal pasangan kita. Enggak bisa dibilang kalau sudah menikah sudah pasti aku tahu dia.

Baca juga: My Forever Sunshine


Psstt ..., aku sudah masuk tahun ke 27, april ini 28 tahun pernikahan, huhuhu masih bertengkar hebat.
Capai hati? Iyalah. Terus gimana caranya supaya pernikahan tetap berjalan?
Aku kasih tips pernikahanku saja yaa!

Tips Pernikahan Ala Audy Jo:

1. Menghormati pasangan. Walaupun kadang ada rasa jengkel.

2. Tetap sebagai perempuan harus tunduk sama suami. Biarpun pintarnya selangit.

3. Komunikasi tetap penting.

4. Nada suara harus dijaga. Jangan dinaikkan tonenya.

5. Kadang keputusan suami yang diambil menurut kita salah. Ahhh! Harus menurut, walaupun dalam hati berontak.

6. Sebagai perempuan yang penuh dengan drama percintaan. Coba tunjukkan pancaran cinta kepada suamimu.

7. Menyentuh. Sering-seringlah menyentuhnya. Ah pura-pura saja. Eh ada apa ini hihihi pegang kupingnya.

8. Sering-sering berduaan saja.

9. Kemanapun diikuti kalau waktu diri memungkinkan. Kata mama mertuaku. Kalau ke salon harus IKUT.

10. Pegangan tangan jangan lupa.

11. Kalau lagi berantem, nah ini yang paling sulit. Minta maaf duluan. Walaupun tahu kita benar. Capee kalau keterusan. Menghabiskan energi, emosi kita.

12. Bete banget. Biasanya habis berantem, suka bete, bawaan sebel. Gampang dengerin lagi lagu-lagu pas saat masa pacaran. Dijamin pasti cinta membara lagi.

13. Uhuuuiii ... habis berantem itu paling asik, tambah mesra di tempat tidur.

14. Dan dasar dari semua itu adalah berpikiran positif terhadap pasangan.

Waktu awal menikah tidak mengerti. Jadi banyak makan di hati. Rasanya seperti ada yang merenggut dada ini. Belajar setiap saat mencari kecocokan diantara emosi yang berbeda.

Duh Beb ... beb.... Butuh bertahun-tahun untuk menyamakan iramanya.

Kadang kalau lihat berita di televisi, suka kaget. Loh! Bukannya baru menikah? Belum ada setahun. Gampang banget cerainya. Enggak mau pusing. Beb, nikah yang kedua juga sama saja. Ketemu orang yang berbeda isi kepala. Perlu penyesuain juga.


'nd

Bersabar saja dengan yang sudah ada. Kalaupun semua yang dilakukan sudah sesuai dan masih menghadapi masalah. Berarti memang si dianya yang enggak benar, atau sudah ada yang lain di hati.

Kalau gitu ah tinggalin saja. Hahaha.




Love, Audy

Klik ๐Ÿ‘‰๐Ÿ‘‰ All about Me




Another Blog :

KeCap Akoe

Audy Jo Books Shop






Share:

KekasihKu❤





Peluk cinta untuk kekasih hatiku.

Tanggal bersejarah untuk aku dan tom, masa kami mulai berpacaran. 

"Kenapa nggak tanggal 14 Februari?"
"Kan pas Valentine?"
"Kenapa ya?"
Hehehehe! 

Kadang aku geli juga dengan pertanyaan seperti ini.
Kami enggak percaya tanggal valentinan, cuma mengambil momentnya aja.

Yah gimana! masak aku musti nyuruh-nyuruh itu cowok ajak aku pacaran tanggal 14 feb hahaha.

18 februari 1989 masa perkuliahan di Akademi Sekretaris Taruna Bakti Bandung. Doi kuliah di Universitas Swasta Bandung. Jurusan Arsitek.

Oi..oi..anak Bandung nih!

Inget jaman waktu mulai pacaran, yang mulai dari kebingungan pakai baju apa, sepatu, gaya rambut, make up, 1001 macam persiapan waktu tahu mau dijemput.

Iihhh...geli sendiri.๐Ÿ˜†

Waktu dijemput pertama kali, pas habis kuliah. 

Enggak jauh sih tempat pacarannya. 
Ambil yang gampang aja, makan ayam di tempat Colonel Harland Sanders, yang lebih beken dengan singkatan KFC.๐Ÿ˜

Rasanya muka panas dingin, perasaan merah padam. 

"Exiting!" Punya pacar guanteng.
Serasa dunia milik berdua aja.

Selama berpacaran hampir 4 tahun, perlu banyak penjajakan untuk mengetahui sifat masing-masing sebelum memasuki jenjang berikutnya.

Banyak moment kebersamaan yang kami lalui bersama-sama, dari mulai kelulusan kuliah kami berdua, mencari kerja, antar kerja, rasanya semangat itu tak pernah padam.

Walau tempat kerja jauh di atas sana, di lembang. Tak lelah kekasih hati mengantar menjemput.

Ahh! masa muda itu menyenangkan.

Tahun ini tanggal kebersamaan kami pacaran  sudah masuk di angka 31 tahun.
 wooww..!
Special Day untuk mengingatkan masa-masa perkenalan dan berpacaran kami berdua.

Tuhan memberikan Kekasih hati yang terbaik.

Belajar terus untuk saling menerima kekurangan. 

Sampai saat ini pun kerikil itu masih ada, tapi tidak pernah menghalangi untuk selalu belajar mengucapkan kata cinta.

"I Love You "




❤❤❤

18 Februari 2020
Love, Audy



Share:

Me And Tom






Tiba-tiba teringat jaman muda dulu, sejak mulai bertemu pertama kali, sampai sekarang seperti memutar mundur sebuah film.

Film kehidupan bernama audrey dan tommy.

Ahh! Maaf sebelumnya untuk penempatan bahasa Indonesia yg kurang benar. Tapi karena yg menulis namanya audrey tentu subjek selanjutnya nama yg disebut, hehehe.

Mulai dari mana yaa!

Sejak tahun 1986 Kel.David Joris mulai tinggal di bandung, pilihannya waktu itu antara daerah Arcamanik atau daerah Awiligar, sekarang menjadi Bukit Ligar, biar bisa dibedakan antara 2 bukit di awiligar.

Sejak lulus SMA Santa Maria Cirebon, memang ambil keputusan mau kuliah di Bandung, ambil jurusan Sekretaris.

Kayaknya Hidupku itu seperti sudah dibikin prioritas deh!

Kalau dipikir teman-teman yang lain, cita-citanya berbeda. 

Aku udah pasti mau masuk sekretaris.

Kayaknya alasannya kalau jadi sekretaris bisa memegang kendali perusahaan hahaha.
Karena sudah pasti mengatur kegiatan Bos besar.  Pinter ....

Karena suka buat skala prioritas, di keluarga, aku suka dibilang "mikirnya suka terlalu jauh." 

Tapi waktu menikah dapat pujian nich dari suami karena pemikiran terlalu jauh.

Kenal ama suami tuh  enggak nyangka juga. Karena si Doi tetangga baru dekat rumah.

Rumahnya pas di pertigaan pas jalan raya yang menanjak. Jadi kalau mobil lewats udah pasti dengan kecepatan tinggi.

Kalau dari rumahku, rumah doi disebut rumah tusuk sate kata ahli fengshui.

Tiap pulang kuliah doi suka berdiri depan rumah sambil lipat tangan di dada, ih suka bikin geer๐Ÿ˜๐Ÿฅฐ.

Pengen kenal, tapi ahh malu deh mustinya doi dong datang rumah kenalan.

Akhirnya bisa kenalan juga. Waktu kenalan gimana yaa? Lupa aku.

Berjalannya waktu sering jalan bareng, sama adik-adik.
Tahun 1989 waktu kuliah tingkat 3  mulai deh pacaran. Lumayan lama 4 tahun pacaran. 
Sebelum akhirnya memutuskan menikah tahun 1993.

Jaman pacaran, biasa suka di jemput.

Tempat pacaran paling deket tempat kuliah adalah KFC, jadi KFC itu sudah dekat di hati, karena jadi saksi perjalanan cintaku.

Waktu pertama janjian kayak gimana gitu, rasanya ihh!

Cantik ga ya aku. Gayanya udah bener ga yaa!.
Haduh mukaku keputihan ga yaa

Hihihi jaman itu kalau enggak salah pake cream apa itu, yang kemasannya warna merah. Jaman dulu diisukan pakai bahan mercury. Pearl cream kalau ga salah. Hahaha.

Kata doi waktu sudah nikah."Mama itu waktu pacaran wajahnya kok putihan, bedaknya kebanyakan ya?" 
"Wuahhhhhaha  ...."

Kadang-kadang jalan kemana aja, sampai bisa kesasar.
Paling suka jalan di taman..pulang kuliah, atau pas sudah kerja praktek, rasanya.









Tahun1991 ditinggal pergi dulu nih beberapa bulan karena aku ambil kursus bahasa Inggris di Sydney Australia. 

Berat  juga sih, tapi  pengen tahu negeri orang kayak apa. 

Mumpung masih muda dan papi bisa bayarin berangkat deh.



Untuk yang tercinta di Indonesia, setiap lembar surat cinta penuh  dengan kalimat kerinduan ingin bersamamu disini, menghabiskan waktu. Rinduuu ....

Pulang ke Indonesia rasanya hati masih mau di Ausie, tapi  apa boleh buat batas untuk tinggal sudah enggak ada. Sudah  habis.

Bertemu wajah wajah kesayangan,orang tua, adik juga yang rupawan.




Berbeda pendapat ada juga, mencocokkan sifat satu sama lain, mencoba menahan lidah, yang penting komunikasi yang baik banyak membantu. 

Jendela yang satu menghadap kemari, yang satu bisa keluar balkon. Bermain kalimat sandi hahaha ..., hanya memakai tangan untuk pembicaraan jarak jauh. Maklum jaman dulu kayaknya belum ada handphone.

February merah muda, semua Valentine kita pun ikut juga.  Tanggal 18 February 1989 adalah tanggal mulai aku dan Doi berpacaran untuk  menuju jenjang berikutnya.

Tanggal 3 April 1993 akhirnya ....

Tuhan mengijinkan aku dan dia bisa bersatu di Catatan Sipil dan Gereja.

Dengan banyak masalah yang ada terus kami melangkah.


Menunggu buah hati itu sesuatu di hati menangis, memohon, marah,sedih, segala rupa hati ini. 

Dalam mengarungi biduk rumah tangga up and down.  Beserta Tuhan Yesus selalu.

Dalam perjalanan pernikahan yang ke 10 tahun 2003 yang tercinta datang 
ATTILA TIMOTHY  NATAPRAWIRA anakku yang cakep. 

Luar biasa Kasih cinta Tuhan Yesus kepada kami berdua.

Cucu dari anak pertama datang. 

Papiku sudah pergi, beliau menunggu lama untuk bertemu dengan Cucu pertamanya.
Kalimat yg masih terngiang, "Anakmu yang pertama laki-laki."

Berkat luar biasa tahun 2008 Anak kami yang cantik  ABIGAIL THALIA NATAPRAWIRA datang di pangkuan. 

Lengkap sudah. Laki-laki dan Perempuan. Tuhan Yesus begitu mengasihi kami berdua.

Perjalanan kehidupan memang tidak mudah.
Di waktu melahirkan pun banyak masalah yang ada.
Tapi hanya satu kalimat yang ada "bersyukur selalu kepada Tuhan."

Tahun 2020 tahun dimana memasuki usia pernikahan yang ke 27 tahun. Semoga Tuhan Ijinkan aku dan suamiku bertahan sampai akhir, sampai bisa lihat cucu, cicit.
Harus bersatu sampai selamanya. Pergi menghadap Tuhan bersama, di kubur bersama. 

Anugerah besar untuk kami
Terima kasih Tuhan untuk suamiku yang baik. Untuk anak-anak yang Tuhan berikan. 





Love, Audy

#memoriindah
#audy&tom
Bsd 1 Nov 2019

Share:

Cuap-cuap Akoe - Cerita Diri

Cuap-cuap Akoe - Cerita Diri
Kehidupan pribadi yang penuh cerita, baik suka maupun duka. Rasa marah atau senang yang perlu ditulis. Ada banyak pelajaran yang dapat diambil hikmahnya. Berbenah diri selalu.

Cerita Lain di Blog

Isi Email - Untuk Cerita Terbaru via Email

Klik Ikuti - Untuk Cerita Terbaru

Audy Jo

Audy Jo
Moms like to write, all about life, family and others related to life. Mentor Online Class for Women.

Ebook Audy Jo


Klik Gambar Buku untuk Beli
Pembayaran via : CC, Alfamart, GoPay, OVO

AJPena Jasa

AJPena Jasa
Buat Ebook Dan Blog