Lemari

 





Ceritadiri.com ~ Yeay akhirnya lemari yang sudah terbengkalai dua tahun bisa berdiri. 

Sebetulnya dalam hati miris juga. rumahnya Ibunda tuh sudah penuh barang. 

Sekarang karena saya balik lagi, pindah ke Bandung barang saya juga terpaksa dibawa dari BSD.

Bayangkan rumah sudah besar gini berisi barang tiga keluarga. Barang Ibunda, barang adik saya, dan barang saya. Uhui! Penuhnya. 

Mumet juga kadang kalau lihat barang berantakkan. Sebisa mungkin saya rapihkan kalau memang barang saya. 

Biasanya saya orangnya teratur. Kadang terlalu perfect. Tetapi harus terorganisir, kalau enggak repot deh! misalnya mau gunting kuku, semua sudah tahu carinya dimana; Kotak plastik hijau laci kedua, dalam kotak hitam kecil. Nah! Kalau sudah pakai harus kembali ke laci. bisa bingung kalau ada yang butuh gunting kuku enggak ketemu.

Baca juga : Pola Asuh Mama yang Berbeda 

Karena sudah bertambah umur, kekuatan badan alias tenaga sudah mulai berkurang.  Mau bayar tenaga tambahan lumayan mahal, dihitung harian. Daripada enggak dipasang sama sekali, akhirnya hari ini bisa berdiri juga, thanks a lot Hubby.




Hari ini kebetulan hari libur bersama, karena kemaren minggu Perayaan Imlek. Jadi dengan tekad kuat akhirnya Hubby bisa pasang lemari.

Kalau mau dilihat Senin sampai dengan Sabtu harus bekerja, capeklah pasti. Apalagi badan kurang fit, sakit pinggang dan lain sebagainya. Duh! Semoga enggak sakit badannya. 

Saya dan kedua ananda sebisa mungkin membantu Hubby. Ada yang pegang potongan lemari, supaya bisa dipaku, ada yang mengambil paku; sayang banget paku knockdown enggak ketemu, terpaksa dipaku paten saja. Jadi kalau pindah enggak bisa dibongkar lagi. Bisa sih! He-he-he.




Tinggal bagian terakhir bagian saya untuk mengatur isi lemari. Pssst ... enggak hanya mengurus satu lemari ini loh! Bisa 5 lemari saya atur karena isi lemarinya berputar. Pindah maksudnya. 


Baca juga : Roller Coaster in Life


Jadi isi lemari satu dipindahkan ke lemari lain. Baju yang dilipat di lemari lain, saya gantung di lemari yang baru berdiri. Lemari putih isi seprei dikeluarkan untuk diisi tas yang baru saya pindahkan dari lemari plastik besar di garasi. Lemari garasi akan diisi barang dapur yang saya bawa dari BSD dan masih di kardus. Haiya! Butuh berapa lama tuh untuk berputar tempat! 

Semoga badan kuat nih! Terpaksa nonton ditiadakan, dulu.


Love, Audy.


Share:

0 Comments:

Posting Komentar

Buletin My World

Indonesia Website Awards

Cuap-cuap Akoe - Cerita Diri

Cuap-cuap Akoe - Cerita Diri
Kehidupan pribadi yang penuh cerita, baik suka maupun duka. Rasa marah atau senang yang perlu ditulis. Ada banyak pelajaran yang dapat diambil hikmahnya. Berbenah diri selalu.

Isi Email - Untuk Cerita Terbaru via Email

Klik Ikuti - Untuk Cerita Terbaru

Audy Jo

Audy Jo
Moms like to write, all about life, family and others related to life. Mentor Online Class for Women.

Ebook Audy Jo


Klik Gambar Buku untuk Beli
Pembayaran via : CC, Alfamart, GoPay, OVO

AJPena Jasa

AJPena Jasa
Buat Ebook Dan Blog