Menu

 

Lah, Baru Sadar!

 




Audy Jo 


Mengeluarkan rasa malas dari otak susah juga. Tidak mau berpikir sedikit pun.

 Mencoba membaca buku-bukuyang ditulis oleh orang lain, tetap tidak mau keluar dari zona nyamannya. 

Kayaknya saya lagi muak! Malas menulis. Daripada susah memikirkan bahan yang mau saya tulis, lebih baik bertanya kepada AI. Kebetulan saya suka dengan aplikasi yang satu ini. Barangkali karena sedikit banyak saya bisa memakainya, sehingga apapun saya tanyakan ke AIBIng ini.

Mau buat konten harian pun saya bertanya setiap hari. Ketika mendapat renungan yang panjang, saya mencoba memakai prompt yang sesuai. Kalau prompt atau kalaimat definisinya pas dan benar, gambar yang diinginkan pun pasti keluar dengan pas. Gampang ya?! Yang penting intisari dari renungan saya ketahui dan mendapatkan deskripsi singkat mengenai apa yang saya akan share di media sosial, yang kebetulan bernama facebook.

Sudah pernah mencoba aplikasi AI? Harus terus melatih mencari deskripsi kalimat yang pas. 

Apalagi tidak satu konten, tetapi hampir semua saya buat dengan AI. Saya suka, tidak menguras banyak pikiran. Ternyata ... tidak begitu juga. Ketika prompt atau deskripsi kalimat tidak pas, saya harus mengulang terus menerus, sampai gambar yang sesuai dan saya inginkan harus pas dengan konten yang akan di share ... dan itu memerlukan waktu. Saya pikir hal ini tidak menghabiskan energi ternyata ... ada kalori yang harus keluar! Dan saya kelelahan dan lapar.

Itu baru cerita dengan aplikasi AI yang lebih cepat membantu. Apalagi mengambil beberapa waktu untuk menuliskan isi blog. Seperti sekarang ini. Tadinya saya tidak mengerti apa yang mau saya tulis. Mengalir saja ... perlahan saya mulai dengan kalimat pertanyaan ,,, ternyata langsung menyambung dengan membahas aplikasi AIBing. 

Mengapa tiba-tiba saya bisa menuliskan ini... karena saya baru sadar ketika membaca konten teman di facebook, kalau apa yang saya lakukan ketika share konten sedikit salah. Karena saya menganggap sepele.

Facebook sekarang ada tambahan fitur, "Label AI". Setiap konten yang memakai AI harus meng-klik label AI. 

Ceritanya hal ini dibuat supaya tidak ada penipuan dengan gambar AI. Sulit juga membedakan yang asli dengan AI, karena penampakkannya begitu mirip seperti aslinya.

Padahal dari awal saya membuat Facebook page di dalam deskripsi sudah saya sampaikan bahwa saya memakai gambar dari AI. Apa saya kegeeran, ya? Facebook kayaknya mengikuti pola saya. Kalau semua gambar saya buat dengan AI. Hehehe kok saya geer!

             foto.  




                foto





Ketinggalan kereta api, begitu judul yang saya berikan kepada diri saya sendiri. Karena semua belajar secara otodidak, jadi tidak ada yang mengarahkan. Ah, rasanya terlambat beberapa tahun ya? Kemana masa muda saya? Kenapa saya baru mengerti ada media sosial yang banyak bertebaran di dunia internet. 

Apa saya hidupnya begitu santai, hanya menonton drama korea saja, tidak ada niatan untuk menulis sekalipun saya sudah membuat blog itu dari tahun 2018, dan saya baru tersadarkan ketika pandemi datang, dan tidak bisa berbuat apa-apa dalam mengisi waktu ketika itu.

Ternyata ... banyak yang bisa saya lakukan melalui aplikasi yang ada. 

Enggak masalah ... saya mencoba mengejar ketinggalan itu. Perlahan saja, karena balik lagi semua saya pelajari sendiri, tidak ada yang mengajar saya untuk melakukan apa ... step apa yang harus saya ambil. Rasanya sedikit kecewa ... tidak bia mengerti monetisasi secara instan. Apa yang harus dilakukan saya tidak tahu!

Barusan dari facebook mempersilahkan untuk ngetag nama branded yang ada. Saya coba dengan produk OPPO. Tadinya konten saya dilarang terbit. Ternyata ada beberapa kriteria yang saya larang sendiri. Sebetulnya untuk orang lain, ternyata itu juga berlaku untuk saya. Akhirnya saya coba perbaiki ... ternyata kontent yang saya tagging bisa ada di timeline facebook page saya. 

Terus? Cara mendapatkan uang bagaimana? Apa otomatis masuk rekening saya atau bagaimana .... Black hole!

Bagaimana dengan Anda? Ada saran buat saya? Barangkali apa yang sudah saya lakukan masih salah? Tolong dong buat teman yang sudah monetisasi!



Love Audy

Share:

0 Comments:

Posting Komentar




AJPena Online Class

Cerita Lain di Blog

Buletin My World

Klik Ikuti - Untuk Cerita Terbaru

Ebook Audy Jo







Klik Gambar Buku untuk Beli
Pembayaran via : CC, Alfamart, GoPay, OVO

Advertisement