Menu

 

Bersahabat Lama

 





Audy Jo


Kebiasasaan seorang perempuan kadang pada hari H, atau 30 menit sebelum berangkat, baru mempersiapkan barang atau baju yang akan dibawa atau dipakai. 

Sebetulnya saya sudah mempersiapkannya, tetapi hanya di benak. Rasanya semua sudah ok. Kadang dalam benak sudah dipadu padankan. Dan akhirnya didapatkan yang cocok.

Pada saatnya, setelah mandi dan mengambil baju yang sudah disiapkan di benak, kok mulai timbul keraguan, karena tidak cocok dengan suasana hari ini. Kepanikkan mulai timbul ketika tidak dapat yang sesuai dengan keinginan. Ahhh! Apakah memang begitu sebagai seorang perempuan. Tentu berbeda yaaa! Ini hanya cerita dari diri saya sendiri.

Hari ini janjian mau ketemu teman perempuan, alias para mommy yang anaknya mulai dari TK saling berteman. Lumayan lama juga. Kadang timbul tenggelam ketika membaca informasi di whatsapp. Dibalik pertemuan juga ada pemikiran berapa uang yang harus saya keluarkan untuk acara ini. Karena biasanya dialokasikan bukan buat saya jalan-jalan, hehehe.

Banyak cerita yang ingin disampaikan, tetapi semua teman juga banyak yang ingin mereka sampaikan juga. Barangkali gaya saya memang sudah dari sononya selalu mendengarkan. Tidak ada keberatan untuk mendengarkan cerita mereka. Karena menjadi bahan untuk penulisan saya di blog Ceritadiri.com Masalah yang ada semua mau bercerita, jadi satu cerita terputus tergantikan dengan cerita yang lain. Tetapi its ok buat saya, karena garis besarnya saya mengerti, karena memang hampir sama dengan perjalanan kehidupan saya yang mempunyai anak remaja.

Rupaunya setiap orang tua ada masalahnya sendiri dalam mengurus anak-anak. Mulai dari mereka kecil sehingga mereka kuliah. Mommy yang berkumpul semua anaknya kuliah, dan sekarang pada semester enam, saya rasa satu setengah tahun lagi pada lulus. Ah ... berharap dengan cemas.

"Sekarang tambah kurus?!" Pertanyaan pertama ketika para perempuan bertemu. Mulai dari penampilan, bentuk badan, adalah hal yang normal ditanyakan ketka para teman lama datang berkumpul. Sudah tidak ada lagi batasan ketika saling berbicara. Duapuluhan tahun berteman, tentu sudah tidak ada batasan dalam pembicaraan. Tentu saja tidak mungkin juga semua diutarakan. Saya masih ada pakem untuk tidak menceritakan semua mengenai diri saya.

Kalau ditanya apakah saya menyesal dengan kehidupan saya? NO! Karena dari beberapa kekurangan ada banyak kelebihan yang saya miliki dibandingkan mereka. Bersyukur saja, karena perjalanan hidup saya yang luar biasa.

Kayaknya seru nih, ketika ada yang berbesan. Saya tahu semua anak-anak ketika mereka kecil. Masalahnya ketika masuk remaja saya dan keluarga pindah ke daerah lain, dan tidak mengikuti sepak terjang mereka. Kalau berteman dengan mama mereka tentu saya tahu sifat orang tuanya, hehehe, semoga pikiran saya pas.

Kalau sudah berbicara lupa waktu! Memang benar, saya rasa baru duduk, kok tiba-tiba melihat jam sudah dua jam waktu saya habiskan tanpa terasa. Sayang pertemuan kemaren jatuh pada hari Selasa. Pada malam hari ada pertemuan dengan komunitas di gereja, sehingga kok saya merasa dikejar-kejar untuk cepat pulang. 

Semoga semua selalu sehat, dan umur panjang. 


Love, Audy

Share:

0 Comments:

Posting Komentar

AJPena Online Class

Buletin My World

Klik Ikuti - Untuk Cerita Terbaru

Ebook Audy Jo







Klik Gambar Buku untuk Beli
Pembayaran via : CC, Alfamart, GoPay, OVO

Advertisement