Menu

 

Mengapa Diajarkan Ketrampilan?

 



Audy Jo  


Sudah berapa kali sewaktu masak, Ananda yang besar sering main lebih lama di dapur, biasanya hanya melihat saja.

Rasanya sedang menemani mamanya memasak, karena biasanya ada Ananda yang cantik menemani. Sekarang anak cantik sedang bersekolah, jadi tidak ada yang menemani di dapur.








    Kebiasaan yang menjadi Biasa

    Anak-anak memang dari kecil sering diajak main di dapur, alias bantu mama di dapur, hehehe.

    Memotong sayuran, bawang merah, bawang putih, hehehe suka bikin nangis. 

    Sudah tahu deh selera masakan keluarga.

    Yang paling anak-anak suka, bikin ayam goreng kentucky. 

    Memang sih, tepung spesial yang paling yahut kalau mau jadi bentuknya cantik. Apa boleh buat, sekarang buatnya pakai tepung biasa, enggak masalah juga, asal tahu tehniknya saja. Bisa juga mirip dengan kentucky hehehe.

    Jadwal Masakan Hari Ini

    Karena jadwal masak seminggu 4 kali, biasanya kalau hari libur ananda cantik suka bantu. Karena sekarang dia sudah masuk sekolah, sekarang kakaknya bantu.

    Seperti hari ini, menu masakan buat opor tahu, telur puyuh dan kentang, menu kedua buncis ca bawang putih, menu ketiga, fillet ayam bread crumbs, menu baru buatan Ananda yang besar.  

    O, iya, Ananda yang besar laki-laki, panggil saja Tim, sedangkan ananda yang cantik namanya Gyle.

    Karena masih ada sisa tepung hasil goreng ayam fillet, saya buat menu gorengan irisan daun bawang, yum juga.

    Kenapa Diajarkan Masak

    Tidak pernah melihat diskriminasi antara laki-laki dan perempuan. Semua kebisaan saya ajarkan  kepada kedua Ananda.

    Memang dari kecil diajarkan apa saja. Keinginan sih, keduanya bisa mengambil kursus masak, potong rambut dan ketrampilan lainnya.

    Kenapa berpikir seperti itu? 

    Memang sih ada sedikit pertentangan dengan papanya anak-anak, karena berpikiran ketrampilan itu untuk anak perempuan saja. Sedangkan yang banyak sekarang di luaran malah kebanyakan laki-laki yang pegang kendali.

    Harapan seorang mama, ingin anak-anak bisa melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Nah! Inilah alasan utama mengapa keduanya diajarkan ketrampilan ini. Karena bisa membantu mereka mandiri dan tidak tergantung kepada orang lain. 

    Selain itu juga menjadi pegangan mereka untuk membuat ladang penghasilan mereka sendiri. Menjadi seorang kepala bukan ekor; menjadi pemimpin bukan menjadi bawahan yang bisa diperintah terus menerus. 

    Harapan mama yang muluk?

    Perjalanan anak-anak dari kecil memang sudah diajarkan mandiri, karena ketakutan seorang mama yang takut meninggal.

    'nd

    Semoga apa yang sudah diajarkan bisa dipakai oleh anak-anak supaya mereka bisa mandiri. Hahaha, hari ini mama lagi lebay berat.

    Salam sehat buat mama-mama di luar sana, khususnya yang lagi baca Ceritadiri.com hari ini.


    Love, Audy


    Share:

    0 Comments:

    Posting Komentar

    AJPena Online Class

    Cerita Lain di Blog

    Buletin My World

    Klik Ikuti - Untuk Cerita Terbaru

    Ebook Audy Jo







    Klik Gambar Buku untuk Beli
    Pembayaran via : CC, Alfamart, GoPay, OVO

    Advertisement