Menu

 

Metode Didikan Yang Berulang

 




Audy Jo 

Sebagai orang tua kadang suka mencari cara yang baik untuk menyampaikan sesuatu kepada anak-anak.

Sejak pindah, dan tinggal dengan ibunda di Bandung ada beberapa pengalaman yang menjadi cerminan antara Ibu dan anak, yang juga menjadi concern sebagai ibu untuk mendidik anak-anak saya.

Ternyata yaa ...

Rasanya beberapa hari ini baru tersadar. 

Deg ... ternyata hati saya sedikit gusar, ketika cuci piring busanya berantakan, dan ditegur ibunda. Ih! Kalau begitu ibunda saja yang cuci piring, pikir saya.

Rupanya ... didikan yang saya lakukan tercermin dari Ibunda yang lakukan terhadap saya, dan anak-anak saya mendengarnya.

"Ih, oma cerewet banget," kata saya.

"Ah, mama juga begitu," sahut anak-anak.

Ketika anak-anak berbicara seperti itu, saya merasa sediiih. Ternyata saya juga cerewet seperti ibunda.

Ternyata, saya tanpa sadar mendidik anak-anak mengikuti jejak ibunda dan melakukannya terhadap anak-anak saya.

Pssst Mama ... Pssst Mamaaa ....

Kalimat yang sering diucapkan anak-anak, ketika rasa ketidaksukaa saya akan sesuatu, dan saya utarakan ke mereka.

Kenapa sih, mereka seperti itu? Menambah kemarahan saya ketika mendengar ucapan itu. "Bagaimana sih orang tua lagi ngomong! Kok di shut shut begitu, enggak sopan, tegur saya. 

Rasanya kalau dilawan, kadang saya suka menambah beberapa kata ala orang tua yang mulai seperti mendoktrin. "Kalau Mama lagi ngomong dengerin saja, kan semua buat kebaikan kalian."Mulai deh ayat alkitab keluar. 

Kalau dilihat dari agama saya, memang ada tertulis kalau salah lebih baik ditegur. Anak-anak juga harus ada teguran atau sesekali bisa dihukum, hem apakah salah persepsi yang saya tangkap.

Sampai saat ini masih mencari pola bagaimana baiknya. Namanya juga baru pertama kali punya anak-anak, hehehe.


'nd 

Dengan kejadian ini, saya mulai berpikir ulang cara mendidik anak-anak. Khususnya mereka yang sudah remaja-dewasa.

Walaupun masih ada kebablasan juga, lupa dengan sikap mendidik otoriter, yang tiba-tiba suka diperlihatkan. Ampuuun!



Love, Audy



Share:

0 Comments:

Posting Komentar




AJPena Online Class

Cerita Lain di Blog

Buletin My World

Klik Ikuti - Untuk Cerita Terbaru

Ebook Audy Jo







Klik Gambar Buku untuk Beli
Pembayaran via : CC, Alfamart, GoPay, OVO

Advertisement