Menu

 

Pilihan Investasi Yang Berbeda





Blink-blink yang berkilau selalu menjadi pilihan. Entah berlian atau permata, selalu menjadi teman setia buat para perempuan. Benar enggak ya?

Kalau masuk toko permata, dari jauh yang berkilau sudah pasti menarik perhatian.

Sebagai investasi permata blink-blink tidak terlalu umum peminatnya. Hanya sebahagian yang menyukai sebagai investasi. Menurut saya, emas masih menjadi pilihan aman untuk investasi. Bagaimana? Setuju dengan pendapat saya?

Sudah dari dulu yang namanya emas itu sebuah investasi. Rasanya semua anak-anak khususnya anak perempuan diwanti-wanti untuk menyimpan emas sebagai investasi masa depan. Kalau sewaktu diperlukan, ada yang bisa diandalkan. Begitu nasihat ibunda.

"Harga emas lagi naik!" Berita yang tersebar bikin deg-degkan saja. Penuh dengan kegembiraan. Saya rasa kalau yang emasnya banyak pasti gembira banget.

Emas Apa Sih?

Logam mulia berwarna kuning yang dapat ditempa dan dibentuk karena bersifat lunak. Warna kuningnya sebagai simbol kemakmuran. 

Ada daya magnet untuk para perempuan melihatnya. Apalagi yang memakainya seperti terlihat lebih gemerlap. Blink ... blink.
Angka 24 yang paling murni kadar karatnya. 

Pilihan Jual Atau Gadai

Buat yang enggak mau dijual emasnya ada tempat yang namanya Pegadaian. 
Ada Pegadaian biasa atau Syariah. Biasanya bunganya tidak besar.

Sayang juga sih kalau emas dijual. Tetapi repot juga, kalau harus menyicil tiap bulannya di Pegadaian.

Toko emas yang ada juga, tidak mau rugi dalam usaha mereka. Dikala para konsumen ingin menjual emasnya, biasanya mereka harus melihat emas yang akan dijual, nanti baru  bisa diambil harga berapa yang pantas untuk dikalikan dengan berat emas tersebut. Biasanya satuan berat emas disebut gram.

Zaman Kemudahan

Lebih gampang untuk mengetahui harga pasaran segram emas melalui Google. Tinggal searching saja. "Emas hari ini".

Harga emas di pasaran tidak sama dengan harga di toko, entahlah.
Kadang bisa dipasaran satu gram dihargai rp.900.000 di toko dihargai rp.500.000 betapa jauh perbedaan harga yang terjadi. 

Terus yang benar yang mana?

Kalau memang butuh pada saat ini, tergantung perjanjian antara pembeli dan penjual.

Berpatokan saja dengan harga pasaran. Berarti harus pintar bersilat lidah dengan pembeli emas yaaa.

Ada yang bilang, ngapain juga investasi emas. Lebih baik main saham saja.

Kalau dilihat investasi saham seperti bermain judi.  Sudah pasti enggak akan untung karena tidak direstui yang di atas.
Namanya juga ingin mencari keuntungan secara cepat, apa saja bisa dilakukan.

Pilihan Masih Tetap Emas

Kalau begitu emas masih tetap menjadi pilihan dalam investasi.

Yang beruntung memang kalau harga emas lagi naik. 

Tetapi enggak terlalu jauh beda untuk kerugian yang ada, kalau mau menjual emas kembali.

Dengan syarat jual di toko tempat membeli emas tersebut. Biasanya ada potongan.

Kalau belum lama beli, harga emas masih mirip dengan harga beli, jika dijual kembali ada potongan 3-5 persen dari harga bon selama barang masih mulus, kinclong, dan tidak ada penyok atau kerusakan lainnya. 

Bon pembelian, packaging karton product ( jika ada ) masih lengkap. 

Tapi jika sudah agak lama bertahun-tahun, dan harga emas sudah naik banyak akan ikut harga pasaran dengan tetap lihat kondisi barang dan kelengkapannya 

Bila hanya ingin menukar dengan model baru biasanya dilihat kondisi barabg yang mau ditukar. Apa masih mulus atau tidak. Setelah diperiksa baru bisa diambil keputusan untuk menetapkan harga jualnya.

'nd

Semua investasi bagus juga sih. Sah-sah saja mau ikut yang mana. Tergantung kebutuhan masing-masing saja. Dan sudah mengetahui resiko yang akan terjadi.

Selamat berinvestasi.


Love, Audy
Share:

0 Comments:

Posting Komentar




AJPena Online Class

Cerita Lain di Blog

Buletin My World

Klik Ikuti - Untuk Cerita Terbaru

Ebook Audy Jo







Klik Gambar Buku untuk Beli
Pembayaran via : CC, Alfamart, GoPay, OVO

Advertisement