Menu

 

Mengatur Waktu Merubah Kebiasaan

 


"Bukannya saya lebih pintar, hanya saja aku bertahan dengan masalah lebih lama." ~Albert Einstein.

Ceritadiri.com ~ Mengisi kehidupan yang masih diijinkan berjalan dengan menulis. Setiap momen ditulis. Sehingga ada yang akan ditinggalkan untuk anak, cucu.

Konsisten 

Memaksakan diri untuk selalu konsisten mengatur waktu tidak mudah. Tarikan Drakor dan Dracin masih lebih kuat. 

Ah umur segini apa yang kamu kejar! Begitu kira-kira sentilan dari "sebelah". Kejar uang? Mau berapa uang yang diinginkan?

Iya juga sih hehehe. Rasanya di umur segini ga begitu amat sama uang. Walaupun masih butuh uang. Buat bayar-bayar "nganu".

Time Schedule

Belajar mengatur waktu kehidupan. Idealnya sih seperti itu. Dalam kenyataannya its ok. Lah, jawabannya berbeda. Hehehe pasti yang baca jawabannya lain ya? 

Kenapa kenyataannya saya bisa. Mengatur waktu dibiasakan setiap hari dengan memasang alarm si telepon genggam. 

Baca juga : Tahun Berlalu Kekuatan Raga Berkurang

"Ma, alarm bunyi!" Begitu teriakan semua yang tercinta, hahaha mereka juga menjadi terbiasa dengan "alarm mama".

Apalagi waktunya minum obat, alarm menjerit-jerit memekakan telinga.

'nd

Dengan kapasitas umur dan tenaga yang ada, semua pekerjaan dibuat semudah mungkin. Mulai dengan mengatur waktu update konten. Atau mencari bantuan. 

Enggak ngoyo, nikmati saja proses yang ada. 

Yang penting cuan ada nongol sedikit ... sedikit dan terus. Yang penting mengatur waktu dengan baik.


Love, Audy


Share:

0 Comments:

Posting Komentar




AJPena Online Class

Cerita Lain di Blog

Buletin My World

Klik Ikuti - Untuk Cerita Terbaru

Ebook Audy Jo







Klik Gambar Buku untuk Beli
Pembayaran via : CC, Alfamart, GoPay, OVO

Advertisement