Advertisement

Main Ad

Yang Pertama Lebih Sulit Di Ucapkan

 



Perubahan yang significan di dalam kehidupan pernikahan masuk ke tahun 20 tahunan, perasaan 'ku ....

Walaupun perjalanan dari awal nikah penuh cinta, tetapi pas saat kita sebagai pasangan sudah lebih mengenal Tuhan di situlah titik balik cara kita memandang pernikahan itu bagaimana.

Semua pasangan pernikahan enggak sama ya, ini dilihat dari sisi aku saja, belum tentu benar juga dari sisi pasanganku.

Kadang suka berpikir gini nih:

Benar juga ada orang tua yang berkata cari pasangan tuh dilihat bebet, bobot, bibit ..., atau anak pertama cari anak bungsu atau anak tengah, jangan sama-sama anak pertama. Banyak wejangan yang kadang dipikir aih apa benar.

Benar enggak?

Kalau mau dipikir secara fakta di lapangan kadang bener juga, coba deh cek.

Misalnya nih anak pertama sama anak pertama, kadang rasa egois sama-sama tinggi enggak mau mengalah karena sudah biasa memimpin jadi yang dipikirkan dan yang akan dilakukan pasti benar.

Hayoo coba yang dapat pasangan anak pertama?

Perjalanan pernikahan tergantung dari kita sendiri mau dibawa kemana, mau kekal selamanya tetap bertahan walau banyak rintangan. 

Mengalah adalah hal yang paling sulit. Apalagi meminta maaf duluan. 

Akhirnya pada titik mulai mengerti, aih ..., semua gampang dilakukan. Coba praktekkan ..., meminta maaf dulu. Kalau sudah mulai yang pertama selanjutnya kata maaf semakin enteng diucapkan.

Biasanya setiap perkataan yang baik itu selalu menular.

Praktek yuk!


Selamat hari Selasa 

Love, Audy




Klik 👉👉 All about Me



Another Blog :

KeCap Akoe

Audy Jo Books Shop


Post a Comment

0 Comments