Advertisement

Main Menu

Menjadi Sahabat Baik



Setiap orang diberikan talenta yang berbeda dalam menghadapi masalah atau menyelesaikan.

Sudah beberapa hari mengingat kata Nunchi  terus di kepala.

Ternyata aku termasuk yang bisa mendengarkan seseorang bercerita. Rasanya gimana gitu hahaha. Kadangkala momen yang diceritakan bisa menjadi sebuah film di kepala. 

Percaya enggak percaya. Begitulah aku hahaha. 

Bener enggak teman "AMIN"ku?

Bisa sih semua cerita itu dibuat naskah untuk Cerita pendek atau cerpen. Dijadikan buku seru juga. Hihihi tapi belum terlaksana.

Ah jadi kepikiran. Buat enggak ya?

Banyak juga momen yang ada belum ditulis. 

Sebetulnya ada juga yang menyedihkan. Rasanya seperti terhanyut kalau mengingat kembali momen itu. 

Capai rasanya hati ini kalau membuat naskah cerita. Habis tenaga. 

Jadi sampai sekarang belum mau lagi buat cerita yang sedih.

Ada sih yang sedih, kebanyakan cerpen nonfiksi. Penasaran?

Cek yuk cerita pengalamanku


Jadi keingat waktu momen sehabis melahirkan. Rasanya bagaimana gitu! 

Teman yang baik biasanya kelihatan waktu kita susah. Cobain deh praktekkan!

Kadang ada sindiran yang tidak menyenangkan.

"Anak Tuhan kok banyak mengeluh!"
Sedih sih dengarnya. Jadi kalau mengeluh bukan anak Tuhan ya?

Eh jadi curhat ... lebay hahaha
Begitulah perjalanan hidup.

Berterima kasih untuk teman-teman yang menolong menguatkan hati di masa kelam.




Ternyata tidak mudah memang seseorang yang mempunyai Nunchi. Rasanya bidang yang lebih mendekati Nunchi kebanyakan yang kerjanya sebagai Psikolog atau Psikiater. 

Nasehat dari temanku yang suka kasih konseling, "Menguras tenaga, Drey! Emosi kita jadi tersedot. Terbawa dengan emosi yang sedang konseling dengan kita. Dia menangis kita juga menangis. Padahal yang punya masalahkan yang konseling bukan konselornya."

Benar juga kalau dipikirkan. 

Melakukan sesuatu harus posisikan diri kita sebagai orang lain yang akan ditolong. Jadi kita tahu bagaimana perasaan mereka. Tindakan apa yang akan kita lakukan supaya teman atau yang bersangkutan merasa lebih baik.

Selagi kita masih bernafas, banyak kasih yang harus kita bagi untuk teman atau sahabat yang sedang bersedih.

Semoga selalu semangat.


Love, Audy





Post a Comment

0 Comments