Menu

 

Pilihan

 





Ceritadiri.com ~ Hari-hari besar indentik dengan liburan ke tempat rekreasi. 


Padahal dalam perjalanan kehidupan berumah tangga, hari libur begini kepala keluarga pengin di rumah saja. Capek katanya. Iya sih! 

Begitulah ... yang sudah kelamaan di dalam rumah pengin lihat udara di "luar".

Lagi mengingat momen, waktu anak-anak masih kecil. Kalau pas hari libur mereka pengin jalan. Ups! Kayaknya mamanya anak-anak deh yang mau pergi! Anak-anak kayak bapaknya malas keluar rumah. Yang penting ada wifi, urusan di luar ga terlalu perduli.

Kebiasaan jalan biasanya cuma cuci mata, kecuali memang ada yang dibutuhkan. 

Sudah lupa kapan ya terakhir makan di hotel? Rasanya .... Pada suatu saat; Saat yang dinantikan ketika liburan, menginap di hotel dan sarapan pagi yang super duper. 

Sarapan penuh pilihan dan yang pasti yummy dan berkolestrol. Memang di rumah enggak bisa? Bisa sih, cuma kalau di hotel saya enggak  masak! LOL!

Mulailah kebiasaan jelek, mengambil pilihan sarapan pagi, bubur ayam, roti, nasi goreng dan lainnya. Padahal kebiasaan yang sudah dilakukan setiap hari menjadi buyar!

Pilihan yang sulit antara bubur ayam atau roti yang sama-sama untuk satu kali sarapan pagi. Kalori yang didapat melonjak. Gula darah meningkat. Kalau taat dengan jadwal yang sudah dibuat tentu tidak ada kerakusan yang terjadi. Pilihan dari awal sudah dibuat, enggak ada kompromi lagi. Tahan nafsu!

Hotel tempat menginap memang sengaja memanjakan para tamu yang menginap agar mereka bisa kembali lagi.

Lagi berlibur seperti ini memang lebih banyak jadinya menoton saja di rumah. Miris juga nih, melihat informasi banyaknya kecelakaan terjadi selama liburan lebaran tahun ini. Banyak yang terseret ombak ... ada yang belum ditemukan. 

Mau bersenang-senang, malah menjadi kedukaan. Kalau begini lebih baik tinggal saja di rumah.

Karena kebiasaan lama itu sudah tidak bisa saya lakukan, sekarang hanya memilih mana yang perlu saja.

Belajar memilih antara keinginan atau kebutuhan. 

Gampang? 

Sulit! 

Contoh kasus yang sedang dihadapi ... ketika gawai rusak, apa yang harus dilakukan! Tutup mata untuk mengganti mesin gawai yang rusak atau sabar menunggu waktu yang tepat. Pilihan layar rusak yang bisa beli non original atau original. 

Saya termasuk manusia yang tidak sabar dan maunya instan ... cepat selesaikan masalah! Tidak mudah memang.

Sudah sampai terpojokkan, menyerah saja, diam!

Semoga kesabaran terus bisa dipertahankan.

Love, Audy

Share:

0 Comments:

Posting Komentar

AJPena Online Class

Buletin My World

Klik Ikuti - Untuk Cerita Terbaru

Ebook Audy Jo







Klik Gambar Buku untuk Beli
Pembayaran via : CC, Alfamart, GoPay, OVO

Advertisement