Menu

 

Bersekutu






Audy Jo 


Hari ini jadwal upload parenting. Kebiasaan saya menulis kadang bisa dengan melihat gambar lalu  mulai menulis beberapa kalimat sesuai dengan gambar yang saya buat.

Gawai sudah beberapa hari tidak bisa nyala, jadi semua saya buat melalui gawai Hubby atau lapie yang kembang kempis hehehe ...

Setelah upload di facebook fanpage, mulailah saya bercerita. 

Keseringan menulis di facebook fanpage, membuat blog sedikit tersendat. Yang biasanya muncul setiap hari, sekarang tergantung mood saja.

Harus memaksakan diri mengambil waktu untuk melihat lembaran kosong di blog. Mencari judul dan isi yang harus ditulis. 

Mudah? Sedikit sulit ketika pikiran tidak fokus. 

Apa Anda pernah mengalami stagnan seperti yang terjadi di dalam hidup saya? Apa yang Anda lakukan?

Harus mencari bahan lain dengan membaca buku lain. Apa saja. Kadang membaca judul buku orang lain saya sudah bisa menjabarkannya. Kalau sudah ketemu membuat saya bergairah dan melupakan waktu.

***

Panasnya pol siang ini!

Sebetulnya sedikit lelah, karena kemaren malam saya dan Hubby mengikuti ibadah di Cool, Community of Love.

Begitulah kalau kita mengikut suatu komunitas, harus ada tenggang rasa dalam kehidupan ini.

Saya dan suami memang senang mengikuti komunitas yang berada di gereja. Memang selain ingin menjadi orang yang lebih baik, tentu ingin mempunyai teman yang bisa dianggap keluarga.

Biasanya kami berkumpul  seminggu sekali untuk bersama-sama beribadah. Dari komunitas ini kami bisa mendapat teman dengan berbagai sifat. Nah, disini kami harus bisa menerima satu dengan yang lain.

Khusus satu kali sebulan, dipagi hari ada pertemuan untuk para perempuan. Setelah  acara pertemuan dengan para perempuan yang bergabung dengan Women Blessing Community, saya pulang dengan teman yang rumahnya juga searah. Tadinya info yang saya dapat, teman ini akan langsung pulang, tetapi ternyata jadinya lain. Dia harus mengantarkan baju sewa ke temannya di tengah kota.

OMG, panasnya menyengat! 

Sebetulnya saya bisa pulang sendiri, tetapi karena gawai saya mati dan saya bergantung dengan ojek online makanya saya mau saja nebeng ke teman saya itu. Apa boleh buat ... uhuuuk!

Sampainya di rumah, Ibunda terkekeh melihat saya," Wajahmu hitam, gelap! Sampai merah padam karena kepanasan. Seperti kebanjiran, rambut basah kuyup!" begitu jelasnya. Mulailah urutan kejadian saya ceritakan.

Mau marah? Sedih? Rasanya harus terima kejadian hari ini, bersyukur!



Love, Audy

Share:

0 Comments:

Posting Komentar

AJPena Online Class

Buletin My World

Klik Ikuti - Untuk Cerita Terbaru

Ebook Audy Jo







Klik Gambar Buku untuk Beli
Pembayaran via : CC, Alfamart, GoPay, OVO

Advertisement