Advertisement

Main Ad

Makna Perayaan








Untuk Umat Kristiani, Natal dan Tahun Baru identik dengan Gereja. Perayaan yang biasanya dilakukan dengan mengucap syukur kepada Tuhan terlebih dahulu sebelum perayaan bersama keluarga. 

Menjelang perayaan natal bersama keluarga. Anggota keluarga bersiap-siap untuk pergi ke gereja. Baju baru sepatu baru, penampilan pun lebih rapih dan cantik. 

Setiap gereja berbeda liturginya. Karena malam spesial biasanya untuk tata ibadah berbeda dari biasanya. Untuk malam Natal biasanya lebih banyak pujian Natal menyambut kelahiran Sang Mesias. Menambahkan lilin untuk memperingati malam kudus tentang kelahiran-Nya.

Perbedaan yang aku lihat biasanya untuk Gereja Tradisonal ibadah dilakukan pas hari dan tanggalnya. sedangkan untuk gereja Pantekosta biasanya ada hari yang ditentukan untuk merayakan natal bersama. 

Kebiasaan setiap keluarga juga berbeda dalam menyambut Natal dan Tahun Baru. Di Keluarga setiap jam dua belas malam waktunya untuk berkumpul dan berdoa bersama-sama anggota keluarga. 

Hal ini sudah dilakukan sejak masih kecil sampai sekarang. Walaupun sudah berkeluarga, tetapi masih mempunyai orang tua wajib untuk kembali kerumah dan merayakanya. Berbeda dengan malam tahun baru biasanya berkumpul dengan keluarga inti. 

Makna perayaan Natal dan Tahun Baru berbeda tiap tahunnya. Waktu masih kecil makna perayaan tersebut identik dengan hadiah -hadiah yang biasanya diletakkan di bawah pohon natal. Jadi tujuan utamanya adalah untuk menerima kado hahaha .... Kalaupun mata sudah tidak kuat terpaksa tidur deh, momen itu hilang. Tapi tetap kado didapat keesokkan harinya.

Untuk di masa sekarang, makna perayaan menjadi momen secara virtual untuk kebersamaan keluarga, bersama berdoa secara online. Yang penting dalam keadaan apapun, makna berkumpul bersama keluarga tetap terjaga. Bersyukur dengan berkumpul secara online, tidak ada kata tidak bisa datang. Semua bisa berkumpul hanya dengan menyalakan gadget masing-masing di manapun berada.


Love, Audy

Post a Comment

0 Comments