Udara dingin, makan ice cream. Uuh, cicip dikiittt aja.

Pulang sekolah Ananda bawa oleh-oleh. 

Yang saya perhatikan setiap pulang sekolah pasti selalu bawa sesuatu. 


Hanya dicicip sedikit, sisanya untuk mama dan kakaknya.

Kebiasaan dari kecil suka berbagi. Kadang belum kenyang banget, tapi disisakan buat keluarga. Apalagi khusus buat papanya. Bisa dari pagi disimpan. "Menunggu papa pulang kantor, " begitu katanya.  Saya dan hubby sudah hapal dengan sifat belas kasihnya.

Ketemu tempat ice cream baru

Tidak memperhatikan sekeliling sih. Saya kalau sudah pakai helm biasanya menempel di sisi kanan wajah hubby. Sekalian membantu memperhatikan lalu lintas juga.

Kadangkala hubby mengajak ngobrol kalau kurang dekat dengan telinga bisa berteriak di jalan raya, hahaha memalukan.

Bolak-balik melewati jalan ini, ternyata di sisi kiri jalan ada  tempat baru. Dengan gerai berwarna merah dan logo seperti orang-orangan salju cukup menarik perhatian juga. Ah, apa karena saya suka warna merah? Tadinya tidak mengetahui gerai ini, cuma karena ananda bawa pulang oleh-oleh ice cream Mixue, akhirnya tempat ini menjadi perhatian saya, setiap pulang ke rumah.

Untuk gerai yang dijalan Cikondang ini lumaya tempatnya bersih. Cuma sedikit kesal saja sih, sewaktu pesan memakai nomer antrian. Dan nomer antrian sebelum saya, minta ijin  bahwa dia akan keluar sebentar. Nomer antrian disebut, ternyata ibu yang tadi pamit dipanggil. Karena enggak ada, jadi saya maju dong. "Ibu nomer berapa?" Eh pesanan saya belum dibuat. Sedikit kesal. Tetapi ya sudahlah.






Ice Cream Mixue

Di udara dingin seperti kota Bandung siapa yang berani buka gerai ice cream hahaha. Berpikir sempit nih. Tentu kalau di daerah tropis paling asyik menikmati ice cream, yaaa. Entahlah kalau di luar negeri apa ada yang jual ice cream juga. Eaaa. Haagen dazs darimana?

Searching Mixue ternyata dari perusahaan waralaba dari China 

Mixue Perusahaan waralaba yang menjual Ice Cream Soft Serve dan Teh Hanzi dari Zhengzhou, Henan, Tiongkok.

Perusahaan ini berdiri bulan juni 1997 di Tiongkok dan banyak gerai di Vietnam. Hadir di Indonesia tahun 2020. Gerai pertamanya di Cihampelas Walk, Bandung, dan saat ini memiliki banyak gerai yang di Indonesia.





Penjualan ice cream ini, viral karena harganya yang murah. Sewaktu saya beli yang satuan, cukup terkejut juga satu cone di isi dengan 2 scoop yang tebal.

Wooow apa enggak rugi ya? Ternyata kalau melihat informsasi yang saya dapatkan ternyata mereka malah mendapat untung besar dibanding ice cream lainnya yang harganya mahal.

Ada Beberapa rasa, yang saya beli rasa vanila rasa yang standar dan sudah tahu. Kalau coba yang lain takutnya belum pas hahaha.





'nd

Sudah lama enggak makan ice cram, apalagi sudah ada larangan. Semua maniz dilarang makan. Uhuuu syedih deh.

Cicip sediiikit bolehlah. Entah apa yang membedakan. Saya rasa hampir sama dengan yang lain. Terasa susu dan lebih ringan dari merk yang terkenal.

Ananda bilang di geprek, "Ma dihancurkan conenya. Lah! Ice Cream Geprek  dong namanya. Hahaha ternyata bukan cuma, Mixue sasja yang buat merek.  Ananda juga mau buat merek sendiri. Ada-ada saja nih.

Sudah di geprek satu, baru sadar mau di foto, eaaa terlambat. Ya, sudahlah, dengan yang sisa saja. cantik juga fotonya.







Selamat mencoba.



Love, Audy

Gerai Mixue, Cikondang, Bukit Ligar dekat rumah.


Erhhh manizz.