Menu

 

Usia Bekerja

 




Audy Jo 


Scroll  ... scrol terus saja telunjuk kalau sudah buka reel baik di facebook atau di Instagram, kenapa ya enggak bisa berhenti? Isi nya bikin ketagihan untuk melihat. Memang ada beberapa yang menarik, ada pula yang "kok gambar yang ditunjukkan seperti itu?"

Enggak bisa juga melarang seseorang membuat konten sesuai dengan keinginan masing-masing. Enggak ada larangan. Semua berlomba-lomba mencari like. 

Saya belum pernah merasakan like lebih dari seratus ketika share konten reel. Barangkali harus memperlihatkan wajah saya di reel supaya bisa dilihat orang. Apalagi kalau bisa menjual sesuatu. Sampai saat ini saya belum bisa menjual sesuatu secara live. Ah ... semoga bisa secepatnya.

Sedikit tergelitik nih, ketika ketemu salah satu konten. Beliau sangat terkenal dengan ceplas ceplosnya yang berani. Saya sedikit kaget juga karena kontennya yang ini kok mengena banget buat saya. Maksudnya ... sama dengan yang selama ini saya pikirkan. Saya rasa hampir secara umum semua menginginkan keadaan seperti yang dilontarkan beliau.

Konten yang dibuat mengenai, "Mengapa masih mempermasalahkan umur ketika melamar pekerjaan" Pada kenyataannya memang begitu. Setiap pelamar pekerjaan, khususnya di Indonesia ada batas minimal dan maksimal usia ketika melamar suatu pekerjaan. Kalau dikaitkan dengan kondisi saya khususnya Hubby yang sudah masuk usia pensiun sepertinya hal ini menjadi kesulitan ketika masih dalam kondisi segar bugar dan mau melamar pekerjaan, tidak ada kriteria yang cocok dengan Hubby. Beruntung ada beberapa perusahaan yang tidak mempermasalahkan usia. 

Sedikit terkejut juga ketika beliau yang membuat konten mengatakan, di negara dimana dia bekerja tidak mempermaslahkan umur. Usia berapapun kalau masih kuat dan bisa .... semua bisa diterima. Kalaupun tidak mengerti pekerjaan nya bisa diajarin dulu. Wow! sampai sebegitunya negara itu. "Negara memiskinkan penduduknya, kalau masih memakai maksimal umur! Katanya mau mementaskan kemiskinan? Mengapa usia yang su!dah dikatakan pensiun dan masih produktif diberhentikan dari mencari pekerjaan secara paksa.

Semua orang ingin mencari penghasilan untuk hidup, enggak bisa minta-minta. Saya berharap juga semua bisa berubah. Apalagi seperti saya seorang ibu rumah tangga dengan umur yang tidak muda lagi ingin mencari pekerjaan sampingan. Kayak di luar negeri bisa bekerja apa saja dan tidak malu ketika melakukannya. Adakah tempat untuk saya, ketika ingin membantu Hubby?

Semoga saja konten beliau bisa dilihat oleh pak presiden yaa hehehe ... menghayal! Eh siapa tahu! Berdoa saja yuk! Biar semua bisa menikmati hidup yang nyaman dan menyenangkan di negeri sendiri. Enggak usah pergi jauh-jauh ke negeri orang untuk mendapatkan penghasilan ketika umur sudah tidak muda lagi dan sudah tidak diterima kerja dimana-mana karena usia tidak masuk kriteria untuk melamar pekerjaan. Uhui!

Love, Audy
Share:

0 Comments:

Posting Komentar




AJPena Online Class

Buletin My World

Klik Ikuti - Untuk Cerita Terbaru

Ebook Audy Jo







Klik Gambar Buku untuk Beli
Pembayaran via : CC, Alfamart, GoPay, OVO

Advertisement