Natal Wanita

 




Hampir sepuluh hari kolom blog ini dibiarkan kosong. Rencana memang akan menulis tanggal 18 Des. Waktu itu acara Natal WBC, Natalnya ibu-ibu di gereja. Tetapi ... begitulah kemalasan datang. 

Sebetulnya saya tidak malas, hanya sedang kelain hati saja. Setiap hari saa mengisi di facebook fanpage saya, dan bukan satu konten yang saya share-kan tetapi bisa 4 sampai 5 saya bagikan sesuai jam yang saya patokkan. 

Sebetulnya bisa saja sih, konten itu saya tulis di sini. Tetapi lupa! Kebanyakkan sih saya ambil dari kecerdasan AI Bing, wah membuat saya lebih mudah untuk membuat konten sesuai tema yang saya sudah atur. Biasanya tema hari senin, menulis bebas, Selasa quote, Rabu parenting, Kamis masakan, Jumat destinasi, Sabtu tentang diri.

Saya rasa ketika menulis ini timbul ide baru. Harus merubah isi konten tiap hari. Jadi dicampur saja, Senin-Sabtu dijadikan satu untuk satu hari konten ... hemmmm! Boleh juga!

Kembali ke cerita tanggal. 18 kemaren. Surprise juga Natalan yang dibuat para ibu-ibu panitia untuk para ibu jemaat. 

Para ibu yang datang harus membawa tiket yang sudah dibeli. Tiket ini diperlukan untuk masuk juga kode hadiahyang akan didapat. 



Ada sesi yang bikin wah ... bisa berfoto dengan para petinggi di gereja. Seru juga! Masalahnya kebiasaan ibu-ibu tetap ada ... berebutan! Hahaha. Duh saya itu malas kalau udah berebutan.

Tapi ya perlu juga deh!



Banyak hadiah yang sudah dipersiapkan. Berjejer di meja. Disesuaikan dengan beberapa warna.




Senang juga dapat pembagian kado, dapat mangkok cantik. 




Sedikit kesulitan memang ketika mau ke tempat ini. Tadinya sudah janjian dengan Hubby minta diantar .. eh ... ternyata ada urusan kantor mau keluar kota ke Pekalongan. Sedih juga ... tetapi ya apa boleh buat.





Masuk aja .. masuk aja pak ... begitu ucapan saya ke pak supir ... saya pikir dengan hanya menurunkan di dpan pintu hotel tidak ada biaya yang akan ditagihkan ... ternyata ...sreeeet ... gopay saya dipotong biaya parkir. iih! Semoga pak supir benar tidak bohong yaaa ....

Begitulah setiap tempat baru jangan malu bertanya. Tanya pak sekuriti masuk hotel sebelah mana. Bingung juga karena berdampingan dengan mal. 

Di depan lift juga sedikit terpaku ...duh ... kok lihat tamu hotel pakai kartu. Beruntung ada ibu-ibu yang mau natalan juga. Kayaknya naik lift ini bisa, ga usah pakai kartu kata ibu-ibu itu. Begitulah kalau dapat teman baru, saling menolong ketika ketidaktahuan itu datang hahaha.

Dapat meja ... wah jauh banget dari pintu masuk ... ternyata selesai acara baru mengucap syukur ... karena sebetulnya meja itu di samping buffet makan malam ... yess!




Dengan kondisi yang ada, ga bisa juga sembarang makan. Melihat teman-teman yang bolak balik mengambil makanan ... dan tidak dihabiskan ... ska bikin iri aja. Aku pengin makan semua! Sambil mata memandang sisa-sisa makanan yang dibiarkan teronggok di meja. Ah!




 

Kalau enggak joget kayaknya ga seru deh para wanita Allah. Dengan musik rohani bolehkan para ibu berjoget. Senang banget melihatnya ... saya enggak berjoget ... bukan jaim sih ... cuma mengatur energi saja yang sudah masuk hehehe. Hubby lagi di luar kota, jadi repot kalau kecapean. Seru juga




Nah itu cerita tentang Natal para wanita WBC. Bagaimana Natal Sist semua?



Ditulis tanggal 27 untuk tanggal 18 Desember

Love, Audy

Share:

0 Comments:

Posting Komentar

AJPena Online Class

Buletin My World

Klik Ikuti - Untuk Cerita Terbaru

Ebook Audy Jo







Klik Gambar Buku untuk Beli
Pembayaran via : CC, Alfamart, GoPay, OVO

Advertisement