ONLINE CLASS


 

Pikiran yang Sempit Berujung Kematian



Mendengar kasus seorang ibu yang tega bunuh diri setelah meracuni dua anak balitanya, saya merasa geram.

Sesama perempuan ada rasa empati yang mendalam ketika tahu masalah apa yang telah dialaminya. Tetapi tetap saya tidak menyukai pilihan yang diambil.


Persoalan Yang Ada Jalan Keluar

Persoalan yang sebetulnya masih dalam batas yaaa normal untuk tidak mengambil jalan pintas. Suami berhubungan dengan perempuan lain. 

Enggak habis pikir, kenapa harus berpikiran sempit, harus membunuh anaknya. Barangkali biar suaminya didera rasa bersalah. Hem .. sampai kapan rasa bersalahnya bertahan. Palingan cuma sebentar, terus kawin lagi. 

Betapa sempitnya pikiran perempuan itu. Kesedihan hanya sementara. Dan akan dilupakan. Sayang sekali!

Semestinya bertahan, hadapi terus, maksudnya tantang terus hehehe. Maafkan rasa jagoannya keluar. Kebiasaan berkelahi, melempar batu pada saat main perang-perangan.

Ohhh! Buat teman perempuan lain. Kalau masih cinta, kejarrr! Kalau sudah tidak cinta, tinggalkan! Masih banyak lelaki yang baik di tempat lain.

Tunjukan bahwa perempuan itu keren!

Selalu bergabung dengan komunitas. Kalau ada masalah jangan dipendam. Cari seseorang yang bisa diajak bertukar pikiran, dan yang pastinya "ember tidak bocor".

Tetap semangat yaa teman perempuanku.



Love, Audy

Posting Komentar

0 Komentar