ONLINE CLASS


 

Bidadari Berlampu

 



Florence  Nightingale

Sudah pada tahu dengan Florence?

Kepo sama cewek satu ini. Tahu sih, tapi enggak secara mendetail.

Kita cari tahu yuk!

Florence adalah sesosok perawat yang berani di waktu perang Krimea, di semenanjung Rusia. Namanya diambil dari tempat kelahirannya Firenze, Italia atau Florence dalam bahasa Inggris. 

Berani mengumpulkan korban pada saat perang. Makanya Florence di kenal sebagai Bidadari berlampu "The Lady With The Lamp". Karena mengumpulkan para korban pada waktu malam.

Selain sebagai perawat, dia juga penulis " Catatan tentang Keperawatan". Sebagai Statistikawan. Melalui catatannya rumah sakit pada waktu itu bisa mengatur sanitasi kebersihannya. Karena walaupun tidak berperang, banyak prajurit yang meninggal karena buruknya sanitasi di dalam rumah sakit.

Enggak habis pikir kalau dilihat dari latar belakangnya seorang putri tuan tanah kaya raya di Inggris. Kalau baca novel kesukaan dari penulis Barbara Cartland, setiap ceritanya berdasarkan para bangsawan kaya raya di Inggris. Seorang tuan tanah digambarkan seorang yang kaya raya.

Latar belakang Florence sama seperti cerita di novel romantisnya Barbara Cartland dengan "ending sedih". Kenapa dibilang sedih? Karena setiap akhir cerita biasanya ada romansa percintaan yang berakhir ke pernikahan. Sedangkan Florence tidak mau menikah. 

Florence sendiri digambarkan sebagai gadis cantik. Kita bisa lihat dari beberapa kalimat yang mengatakan, banyak pemuda yang melamar Florence.

Miris, sedikit sedih di hati ah kasihan yaa. Begitu kira-kira sesama perempuan. Tetapi kalau dilihat betapa pengabdiannya sebagai perempuan yang bekerja menjadikan dia sebagai panutan. 

Akhirnya publik yang melihat hasil kerjanya mendirikan "Dana Nightingale". Banyak dana yang terkumpul, yang akhirnya dipergunakan untuk mendirikan sekolah khusus perawat perempuan pertama.

Sekolah Perawat dan Kebidanan Florence Nightingale (Florence Nightingale School of Nursing and Midwifery) dan merupakan bagian dari Akademi King College London.

Florence meninggal di usia 90 tahun, dengan kondisi sakit.

Dimakamkan di Gereja St. Margaret yang terletak di East Wellow, Hampshire, Inggris.

Mengetahui latar belakang Florence, rasanya tidak sanggup. 

Sesama perempuan walaupun tidak bisa seperti Florence, tapi bisa berkarya dengan bidang lain, misalnya seperti mengajar para perempuan lain dengan mata pelajaran yang dikuasai. 

Sama-sama ingin memajukan para perempuan untuk lebih melek terhadap sekeliling.



Love, Audy

Reff :

Wikipedia

Posting Komentar

0 Komentar