Memori Terus Berlanjut



Tiba-tiba teringat dengan projector lama yang diputar dengan tangan. Gegara keingat satu scene film.

Disangkut dengan cerita yang mau dibuat, seperti memutar memori yang sudah dikumpulkan.

Perlahan memutar ke depan ... slide demi slide kembali muncul. Ada rasa senang, sedih, banyak yang sudah terjadi tidak sesuai dengan harapan. Mau mengulang kembali tidak bisa lagi.

Beruntung saya sudah punya wadah untuk menulis. Setiap hal yang menurut saya penting, ditulis semua. Sesekali saya kembali membaca momen yang sudah lewat. 

Sebetulnya kalau dari sisi kejiwaan suka menimbulkan kekecewaan kalau mendapat memori yang jelek. Menyalahkan diri sendiri sudah pasti. Seperti kertas yang berisi tulisan bisa dihapus ditulis ulang. 

Memang kalau sudah melalui masalah dan mendapatkan hasilnya, kita tidak bisa mengulang kecuali meminimalisir keadaan yang kurang baik.

Sebentar lagi memasuki Hari Raya Lebaran buat teman Muslim. 
Menulis yuk! 
Jangan sampai terlewatkan momen yang ada. Diabadikan dengan kamera. 

Memang sih, setiap tahun ada Hari Raya Lebaran. 

Tetapi tahun ini dan tahun depan tentu berbeda suasananya.

"Semoga bisa menginjak tahun depan yaa."


LoVe, Audy

 

Share:

0 Comments:

Posting Komentar

AJPena Online Class

Cerita Lain di Blog

Buletin My World

Klik Ikuti - Untuk Cerita Terbaru

Ebook Audy Jo







Klik Gambar Buku untuk Beli
Pembayaran via : CC, Alfamart, GoPay, OVO

Advertisement