Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. — Matius 6:33
Pertama kali hati ketika hati diketuk, ayat ini menjadi pegangan yang harus diikuti.
Tidak mudah dan melupakannya. Begitulah hati manusia ketika apa yang terjadi didepan mata.
Ketika kebutuhan dalam dunia kurang terpenuhi. Mengejar duniawi untuk mencari dan memenuhi kebutuhan yang tidak pernah habis.
Serasa mengisi air dalam gentong bocor. Air tidak pernah terisi, habis terus tanpa disadari, karena lubang itu tidak terlihat.
Tetapi kasih Tuhan itu tidak berkesudahan. Terus diangkat-Nya, ketika kita jatuh. Diberikan kesempatan terus menerus.
Hal yang sudah terjadi adalah bagian pelajaran yang bisa dilihat dan menjadi pelajaran, bahwa kita melewati nya bersama Tuhan.
***
Terima kasih untuk kebesaran-Mu karena banyak kesalahan yang selalu dimaafkan.
Ketika kekuatiran itu datang, ayat ini menguatkan, bahwa apa yang kita kejar di dalam dunia tidak sebanding dengan apa yang akan Tuhan sediakan ketika kita memprioritaskan Tuhan dalam kehidupan.
Menunggu kadang lama, karena waktu Tuhan tidak sama dengan waktu kita.
Sebagai manusia yang tidak pernah sabar ... kadang godaan lebih menarik daripada janji Tuhan yang ditunggu. Jatuh lagi! Tetap Tuhan mengangkat. Tak pernah habis kasih-Mu ketika kita jatuh.
—AJ









.jpg)
0 Comments:
Posting Komentar