Advertisement

Main Ad

Mengenal Kebiasaan Baru

 




Pindah ke tempat yang baru selalu harus mempersiapkan kebutuhan apa yang harus dihapalkan.

Yang pertama tentu tentang informasi kesehatan. Mulai dari tempat beli obat, vitamin. Kalau tidak ada informasi bisa beli obat lebih mahal di apotik yang satu. Ternyata ada apotik yang lebih murah. Nah, sepertinya sepele tapi penting ya.

Lihat sekitar rumah, apa yang terpenting? Ada Koperasi, juga dibuat minimarket yang ada fotokopiny. Catat!

Ada Minimarket Indomaret, dengan berjalan kaki lebkur 7 menit. Lebih lengkap, walaupun tidak seperti Supermarket.

Tempat berobat ada juga seperti puskesmas. Nah, ngobrolin tentang ini, apakah memakai BPJS atau Umum. 


BPJS harus daftar dulu. Cek kelebiham puskesmas ini. Kadang kalau tidak cocok bisa pindah ke tempat lain.yang penting ada pilihan Faskes.

Kalau sudah begini install Aplikasi BPJS yaa ... namanya JKN mobile. Lumayan fiturnya.

Bisa cek ketersediaan tempat tidur di  rumah sakit.

Kalau sudah beres semua urusan kebutuhan. Nah dicoba!

Seperti  beberapa hari ini lagi Batuk pilek plus lumbar 5 sedang nyeri dicoba dong pergi ke BPJS yang ada di Klinik Sumirat dekat Rs. Borromeus.

Kembali dulu deh ceritanya, karena belum mengetahui posisi Klink BPJS jadi saya searching via Google. Hanya karena nama yang terkenal jadi pilih tempat itu. Ternyata waktu di datangi sepi sih lumayan bersih masalahnya ga ada Klinik gigi. Padahal klinik ini penting banget buat anak-anak yang masih dalam pertumbuhan. Akhirnya ... nah itulah enaknya kalau punya aplikasi mobile jadi hanya kutak-katik di handphone memindahkan Klink Pratama Faskes ke tempat yang lain ... walaupun menunggu tiga bulan untuk alamat Faskes baru. Its worthed


Mencoba Klinik Pratama Surya Sumirat. Diperkirakan ramai! Ternyata tidak. Menurut saya sepi hanya beberapa saja pasien yang ada. Barangkali sekalian jumlah pengantar. Mau dibilang sesuai dengan selera, yaa relatiflah namanya juga Klinik gratisan yang disediakan pemerintah. Eits Bayar dong! hehehe bulanan maksud saya. TST lah! 

Dokter wanita yang tersedia dan masih muda. Cukup baik dalam pelayanan dan komunikatif sih menurut saya.  Bersyukur pilih klinik ini karena ada pilihan Klinik giginya. Masalahnya kalau berobat ke klinik BPJS tidak bisa langsung masuk ke Klinik Umum atau Klinik Gigi, harus pilih salah satu.  Jadi kalau pilih Klinik umum baru bisa keesokkan harinya pilih Klinik Gigi.

Begitupun juga dalam pengobatan. Misalnya sekarang sakit apa? Nah, itu saja yang di obati. Kalau minta rujukkan misalnya untuk fisioterapi harus bertanya esok hari ke dokter. Hihihi aneh yaa.

Informasi dari dokter,  BPJS hanya akan menerima satu keluhan saja satu hari. Ahhh! Sesuai uang yang keluar yaa!

Begitu pun dengan Klinik gigi sama. Ada kriteria untuk pengobatan gigi, kalau tidak sesuai akau dirujuk ke tempat lain. Seperti yang dialami suami saya, beliau di rujuk ke Rs. Bungsu karena penanganan tidak bisa di klinik Pratama. Ada pilihan lain bisa ke Rs. Halmahera tapi menunggu bisa bulanan karena semua GRATIS.

 Sedangkan.RS. Bungsu yang ditunjuk bayar setengah. Sakit gigi sekarang nunggu berbulan-bulan untuk dipanggil.gimana itu ceritanya. Menyedihkan.

Akhirnya, ambil keputusan ya sudah berbayar yang setengah saja. Sedih deh hati ini ....

Ceritanya mau minta rujukkan Fisioterapi, tapi harus bertanya keesokkan harinya. Mencoba langsung ke rs borromeus ternyata ada prosedurnya harus ke dokter dulu untuk minta surat rujukkan. Yah sama saja. Kalau begini harus ke dokter bpjs saja gratis daripada harus ke dokter spesiali syaraf berapa tuh duitnya. Kalau suami masih kerja dan dibayar bulanan its ok. Tapikan sekarang sudah pensiun dan sebagai arsitek freelance sayang duitnya hehehe walaupun bisa bayar jugaa. 

Sakit di lumbar sudah beberapa hari ditahan. Nyerah deh. Cari klinik yang cepat aja ga usah rujuk2.  Browsing klinik swasta yang ga usah nanya riwayat kesehatan akhirnya dapat juga.

Seperti biasa di urut dan di sinar

Leher yang kaku juga dirawat. Suami yang tadinya enggak mau akhirnya mau juga di rawat bagian lehernya. 

"Ibu dan bapak harus rajin ya berolah raga. Semua pada kaku ototnya!"  Jadi geli sendiri dengan pernyataan sang Fisioterapis.

Ahh, speechless!

Hari ini hampir setengah hari main ke luar rumah. PR menunggu, grup belum diperhatikan secara benar.

Semangat belajar lagi!


Love, Audy




Post a Comment

0 Comments