Menu

 

Jadwal Bersama Di Masa Ini






Pandemi masih terus ada, jenuh juga bolak balik, atas bawah, melihat dinding, sofa, tempat tidur.

Anak-anak yang untungnya "betah", ditempat tidur. Untunggggg... kebiasaan kepala keluarga dirumah, sukanya  "dirumah."
 
Pemakaian internet tambah kencang, Ac dari pagi sudah mulai nyala. Mama sudah mulai banyak menjerit.

Pola hidup mulai dari bulan maret berubah drastis. yang tadinya biasa mulai pukul 7 pagi sudah sepi, mama banyak waktu me time, sekarang nggak bisa. Mau me time dikit sudah ada yang memelototi.

Ahh kebebasan ku hilang!

Jadi deh mulai semua bikin jadwal. Mau nggak mau mama juga harus mematuhi jadwal yang sudah dibikin.

Bangun mulai pukul 4 subuh untuk saat teduh setelah itu mulai online, baik untuk kosmetik maupun menulis naskah, karena jam segini semua masih lelap tidur dan sepi.

Paling sang suami nanya, "Sudah jam berapa ini, Ma? Kok sudah bangun." sambil menggerutu.

Pukul 6, mulai aktifitas aku dan suamiku. sambil menunggu anak-anak bangun. masak sekarang mulai pukul 9 atau 10 pagi.

Jadwal terbaru suamiku mulai belanja sayuran dan ayam, untuk aku masak. jadi tenagaku tidak banyak terpakai diluaran. masak secepat kilat sebelum pukul 12 sudah siap tersedia di meja makan. karena makan siang antara pukul 12 sampai pukul 1 siang.

Setelah itu mulai aku mulai online. 

Masuk jamnya me time. Dimana semua terserah mau ngapain. ketik naskah, online di medsos atau mau menonton film kesukaan juga tidur siang sudah di jadwalkan. Sampai sore. 

Yeeyyss... bebas




24 may 2020


Klik 👉👉 All about Me







Share:

Berenang = Nasi Goreng

 



Akhirnya ... mau keluar rumah, asal berenang. 

Sedikit terkaget, sudah lama enggak berenang sejak masa pandemi. 

Yang biasanya berenang bebas sekarang harus pakai line. Ada garis pembatas. Enak juga sih jadi enggak berebutan atau di tabrak pas lagi berenang. Bebas ....

Salah pilih Line, tadinya dapat nomer kecil dipikir pasti dapat di pinggir yang tidak terlalu dalam ...eh  salah malah dapat yang bagian lebih dalam. 



Tukar dengan nomer yang besar ... akhirnya.... dapat tempat yang pas. Pilihan line no. 22. 

Kalau berenang lagi pasti sudah tahu line yang dipilih nomer berapa.

"Mba minta handuk ya!"

"Maaf sekarang sudah enggak ada, Bu."

"Wah ...! Enggak bawa handuk."

Handuk yang biasanya disediakan sekarang sudah tidak disediakan. Ouw ... padahal tadi sudah kepikiran mau bawa handuk dari rumah.



Akhirnya ... tahu enggak lap pakai apa? Hahaha LoL ....

Ada bawa baju ganti yang bisa jadi handuk hahaha ....

Untungnya kesukaan yang dinanti di kolam berenang masih ada. Iya itu makanan kesukaan Nasi goreng masih ada.

Berenang indentik dengan Nasi Goreng .... hahaha ...🤣

Enggak tahu kenapa bisa indentik ya. Karena setelah berenang biasanya lelah, lapar dan kedinginan.



Untung sore ini sepi. Sayangnya hujan turun ah ... mau cari sehat malah kehujanan. Berhenti berenangnya deh!

Kalau mau dipikir karcis masuknya lumayan nih kalau weekend, mustinya puaskan berenangnya. Walaupun cuma berdua sih berenangnya. Yang mengantar tunggu di luar.

Berenang sebentar menunggu nasi gorengnya malah kelamaan. Hadeuh!

Bersabar ... karena sudah kangen dengan nasi gorengnya.

Akhirnya .... Sayang sekali penampilannya sekarang pakai kertas karton packingan.

Salam weekend.


Love, Audy












Share:



AJPena Online Class

Cerita Lain di Blog

Buletin My World

Klik Ikuti - Untuk Cerita Terbaru

Ebook Audy Jo







Klik Gambar Buku untuk Beli
Pembayaran via : CC, Alfamart, GoPay, OVO

Advertisement