Saya suka soto hangat, makanan paling asyik ketika badan lelah akibat perjalanan. Sudah beberapa rasa soto yang berbeda saya cicipi. Belum ada yang mengalahkan favorit saya, soto ayam di dekat supermarket Yogya, dulu di Gedung BIP, Jalan Merdeka, Bandung. Sekarang entah ke mana, menghilang atau memang saya yang sudah tidak pernah datang lagi ke tempat itu.
Di tempat yang baru ketemu soto dengan rasa yang berbeda dan suasana yang berbeda. Sebenarnya saya malas ke sini, bukan karena makanannya, tetapi karena suasana saat makan yang membuat saya kadang marah. Bayangkan saja, ketika perut lapar dan sedang menikmati, tiba-tiba ada yang menggebrak meja, membuat rasa lapar saya hilang karena jengkel.
Lain Tempat Lain Rasa, dan Harus Mencoba Menerima Perbedaannya
Ketika saya di BSD, Tangerang Selatan, saya belum ketemu soto yang sama seperti di Bandung. Ada tempat makan soto yang enggak jauh dari rumah. terletak di ruko Versailes Serpong, BSD, Tangsel
Soto yang terkenal dengan gebrakannya. Soto Gebrak.
Sudah pernah makan Soto Gebrak?
Soto favorit keluarga menjadi makanan andalan kalau lagi malas masak. Apalagi kalau lagi banyak keluarga yang datang. Makanan dengan porsi banyak tapi murah. Tinggal pesan atau makan saja di tempat.
Beda rasa dengan soto bening yang biasa saya makan di Bandung, tetapi kalau enggak ketemu yang sama, yang mirip pun tidak apa-apa, yang penting bikin hangat badan, dan tentu saja kenyang!
Siap-siap, Bukan Buat Jantung Lemah Makan di Sini
Saran saya nih, orang yang jantungnya lemah, apalagi emosi tinggi, jangan datang ke sini. Barangkali karena plang namanya soto, asumsi orang ya makan soto, enggak kepikiran tulisan belakangnya "gebrak" yang dalam arti sebenarnya.
Tapi mengapa banyak orang yang makan di sini tenang-tenang saja! Rasa lapar mengalahkan suara keras, atau jantung mereka terlalu kuat atau kuping sudah kebal terhadap gebrakan meja.
Soto dengan kuah bening kekuningan bisa dicampur dengan perkedel, atau sate lilit, atau paru yang ditusuk dengan lidi, ya, seperti sate juga hehehe. Dari semua, yang paling enak campurannya menurut saya sih pakai emping. Iihh! Berliur! Yang takut sama kolesterol dilarang makan di sini deh!
Yang menjadi masalah besar itu suara menggelegar yang terjadi di kedai soto membuat suka deg-degan ga karuan.
Kalaulah suara gebrakan bisa diprediksi, hati ini bisa bersiap-siap.
Setiap fokus teralihkan tiba-tiba, "gebrakkkk!" Meja dipukul, rasanya hati ini melayang, mental jauh keluar.
Enggak boleh marah nih kalau makan di sini, namanya juga soto gebrak dan yang pernah makan di sini semua ambil resiko untuk terkaget-kaget.
Jadi, kalau ditanya pada saat perut lapar, pilih makan kenyang atau jantung berdebar-debar? Anda pilih mana?






.jpg)



.jpg)
0 Comments:
Posting Komentar