Advertisement

Main Ad

Menangani Jerawat Membandel










Duh! Mau Zoom! Gimana ini, ada jerawat di hidung.

Penampilan sudah pasti menjadi yang utama di zaman pandemi begini. Apalagi yang bekerja secara online sudah pasti pertemuan melalui zoom sering dipakai.

Kalau diperhatikan sebetulnya jerawat itu karena kebiasaan malas membersihkan wajah.

Mau pakai kosmetik perawatan wajah murah atau mahal sama saja hasilnya, kalau produknya enggak dipakai.


Let’s talk!

pH Balance (Potensial Hydrogen)


Ketika kulit kita terlalu asam, akan menyebabkan peradangan dan lebih rentan terhadap infeksi bakteri alias problem jerawat. Ketika kulit kita terlalu basa, biasanya jadi sangat kering, rentan iritasi, eksim, dan kondisi aging lebih cepat.

Yuk pilih pembersih dengan pH Balance yang pas untuk menjaga kesehatan skin barrier (lapisan pelindung kulit) kita. Pembersih yang “pH Balance” berarti memiliki pH yang mirip dengan kulit yang sehat (4.5-5.5).

Secara umum, 5.5 adalah angka yang tidak mengganggu mikroflora kulit, kalo seperti sabun (biasa) alkali (lebih bersifat basa dimana pH-nya lebih dari 7).

Sabun "ringan" sekalipun dapat memiliki pH 9 hingga 11 yang artinya dapat merusak lapisan pelindung dari kulit.


Caffeine Antioxidant

Antioksidan pada skin care punya kemampuan menetralkan radikal bebas dengan cara "mengikat" radikal bebas sebelum "mereka" mengikatkan diri pada (dan merusak) sel-sel sehat di kulit kita.

Eh, sebenernya radikal bebas itu apa?


Radikal bebas : 

Molekul tidak stabil yang ditemukan di mana-mana di udara.


Pemicunya:  

Sinar matahari, polusi, dan merokok.

Penyebab penuaan yang terlihat pada kulit adalah dengan cara "menempelkan diri" pada sel-sel sehat, yang kemudian mengubah sel sehat menjadi radikal bebas. Ini memiliki efek domino yang akhirnya menghasilkan jaringan yang rusak.
Antioksidan banyak di temukan pada kandungan skin care kita, salah satunya ternyataa: kafein!


Salicylic Acid (Beta Hydroxy Acid)

Salah satu chemical exfoliation yang dikenal dalam dunia skin care adalah BHA (Beta Hydroxy Acid) yaitu: Salicylic Acid.

Karena larut dalam minyak, BHA dapat menembus bawah permukaan kulit, membersihkan sebum berlebih dari pori-pori dan mengurangi minyak.

Pada dasarnya, kalo kita memiliki kulit yang rentan jerawat, mulailah menggunakan BHA karena ini adalah face acid terbaik untuk kulit yang cenderung berjerawat dan mereka yang memiliki masalah kulit yang lebih dalam (BHA bisa menembus/ penetrasi lebih jauh ke dalam kulit).

Salicylic Acid bekerja dengan melembutkan dan melarutkan keratin membuat sel-sel kulit mati ini lebih mudah mengelupaskan.

Ketika digunakan secara konsisten, perawatan BHA itu membutuhkan rata-rata 2-3 minggu untuk mulai menunjukkan segala jenis hasil.

Karena itu, setiap perawatan BHA harus digunakan setidaknya selama rentang waktu tersebut (sebulan atau lebih lama lebih baik) sebelum memutuskan apakah ada hasilnya atau tidak.

Pemakaian Salicylic Acid (SA) tergantung pada pH yang membutuhkan tingkat keasaman 4 atau lebih rendah untuk pengelupasan kulit secara efektif dan mengobati jerawat pada kapasitas maksimalnya.

pH lebih tinggi dari itu apalagi pH di atas 7 akan membuat daya kerja BHA menjadi ga maksimal alias jadi ngga ngaruh deh.

Kira-kira begitu garis besarnya untuk mengetahui kesehatan kulit kita.

Kadang ketika jerawat akan muncul, perasaan sedikit melow.  Biasanya untuk wanita biasanya memasuki masa haid suka muncul karena tingkat hormonnya esterogen meningkat.

Menstruasi dimulai saat pubertas dan berhenti secara permanen saat menopause. Empat hormon yang bertanggung jawab untuk siklus menstruasi adalah hormon estrogen, progesteron, hormon perangsang folikel (FSH), dan hormon luteinizing (LH). Sources Halodoc.

Nah kayak gini seperti lampu merah agar lebih concern ngurus badan khususnya wajah.

Perawatan wajah biasanya dimulai saat mulai masuk masa remaja. Di umur segini hormon sudah mulai berubah. Perubahan suara, tumbuhnya banyak bulu di kulit, perasaan yang bercampur aduk. Apalagi perasaan "aku sudah tahu! Enggak usah diajarin!"

Untuk umur remaja cari produk yang ringan saja. Banyak di toko kosmetik atau di supermarket mini. Pilih yang tradisional saja. Untuk produk sih saya pilih dari Mustika Ratu atau Sari Ayu dengan "rasa" jeruk. Biasanya kemasan botol berwarna kuning. Sampai sekarang untuk kulit wajah saya masih manjur menghilangkan jerawat.

Biasanya kemunculannya di kulit wajah kalau tersentuh suka terasa nyeri. Sedikit kemerahan. Nah yang seperti ini harus cepat diurus sebelum tambah membesar.

Caranya:

● Usap wajah dengan cleanser sampai meresap dan wajah terasa hangat. Usap dengan lembut.

● Usap wajah dengan cleanser ke dua kalinya, jangan sampai meresap, ratakan setelah itu bersihkan dengan tisu wajah yang lembut.

● Di Uap  untuk membuka pori-pori bisa menggunakan uap air dari air yang sudah mendididih. (seminggu 2x)

● Lap dengan air Hangat menggunakan Waslap. 

● Cuci dengan sabun Wajah. Biasanya saya menggunakan produk yang sama dengan Cleanser dan Tonernya. Produk khusus untuk jerawat.

Fyi: kadang sabun pembersih wajah bisa juga membuat jerawat kalau tidak sesuai peruntukkannya. Jadi harus dibaca dengan seksama sebelum membeli. Entar enggak kepake.

● Setelah di cuci dengan sabun. Keringkan dengan handuk kecil, khusus untuk wajah bukan dengan handuk buat mandi yaa.

● Ringkaskan pori-pori dengan memakai toner memakai kapas. Tepuk perlahan.

● Setelah toner mengering, di kulit wajah yang sedang meradang diberi obat atau salep jerawat.


FYI:

Jerawat juga berasal dari:

- Kurangnya tidur

- Malas membersihkan wajah

- Makanan berminyak

- Dan dari sarung bantal yang enggak pernah diganti. Jadi kalau lagi datang jerawat boleh juga diganti sesering mungkin. Karena wajah sering nempel di sarung bantal.

Selain membersihkan wajah, asupan air putih juga penting. Makanan berminyak juga dibatasi. 

Selamat mencoba yaa. Semoga cocok.


Love, Audy

Ref: 

-Nads skin care Moms (Untuk Status Bersama di share)

-Halodoc

 Cek Tulisannya di Kompasiana


Post a Comment

0 Comments